Wartakita.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengambil langkah proaktif dengan mengaktifkan posko siaga pohon tumbang. Inisiatif ini dirancang untuk meminimalkan potensi dampak negatif dari insiden pohon tumbang yang kian berisiko di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut, menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam menjaga keselamatan warga.
Poin-poin Kunci
- DLH Kota Makassar mengaktifkan posko siaga pohon tumbang untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
- Posko berlokasi di belakang PD Pasar Kerung-Kerung, didukung layanan darurat melalui nomor 112.
- Masyarakat, RT/RW, diimbau berperan aktif melaporkan pohon rawan tumbang untuk pencegahan.
- Petugas DLH rutin melakukan pemangkasan pohon berisiko sebagai upaya mitigasi.
- Insiden pohon tumbang di Jalan Perintis Kemerdekaan telah ditangani, lalu lintas normal kembali.
Kesiapsiagaan Penuh DLH Makassar Hadapi Ancaman Cuaca
Menyikapi potensi bahaya dari pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda Makassar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar telah mengambil langkah konkret dengan mengintensifkan sosialisasi dan pengaktifan posko siaga pohon tumbang. Langkah ini merupakan wujud pengalaman DLH dalam menangani berbagai insiden serupa, serta keahlian mereka dalam melakukan mitigasi risiko bencana alam yang bersumber dari vegetasi kota. Keberadaan posko ini menegaskan komitmen pemerintah kota untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat kondisi alam menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan.
Posko Siaga dan Akses Layanan Darurat 112
Kepala DLH Kota Makassar, A. Hendra Hakamuddin, secara tegas mengonfirmasi pengaktifan posko siaga pohon tumbang yang berlokasi strategis di belakang PD Pasar Kerung-Kerung. Keberadaan posko ini krusial sebagai pusat koordinasi dan respons cepat ketika terjadi insiden. Lebih lanjut, DLH juga memastikan ketersediaan layanan darurat yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Makassar melalui nomor tunggal darurat **112**. Nomor ini berfungsi sebagai garda terdepan untuk melaporkan segala bentuk kedaruratan, termasuk pohon tumbang, yang membutuhkan penanganan segera dari tim reaksi cepat DLH.
Peran Vital Masyarakat dalam Mitigasi Risiko Bencana
Partisipasi aktif dari masyarakat merupakan elemen krusial dalam upaya pencegahan dan penanganan pohon tumbang. DLH Kota Makassar secara konsisten mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga warga secara umum, untuk berperan serta aktif dalam menyosialisasikan pentingnya melaporkan pohon yang berpotensi tumbang. Pengalaman menunjukkan bahwa laporan dini dari masyarakat seringkali menjadi kunci untuk mencegah terjadinya insiden yang lebih besar, seperti gangguan lalu lintas yang parah atau kerusakan pada infrastruktur vital seperti kabel jaringan listrik. Keahlian warga dalam mengidentifikasi kondisi pohon di lingkungan masing-masing sangat berharga bagi DLH dalam merencanakan pemangkasan dan pemeliharaan rutin.
Program Pemangkasan Pohon Rutin sebagai Upaya Preventif
Selama periode musim hujan, yang merupakan masa kritis peningkatan risiko pohon tumbang, petugas DLH Kota Makassar tidak tinggal diam. Mereka secara proaktif dan rutin melaksanakan program pemangkasan pohon yang dinilai rawan tumbang di berbagai ruas jalan utama maupun lingkungan permukiman. Tindakan preventif ini merupakan implementasi dari keahlian tim DLH dalam mengevaluasi kesehatan dan stabilitas pohon, serta pengalaman mereka dalam menentukan jenis pemangkasan yang paling efektif untuk mengurangi risiko patah dahan atau tumbangnya pohon secara keseluruhan. Fokus pada pemeliharaan vegetasi kota ini merupakan bagian integral dari strategi mitigasi risiko bencana alam yang dijalankan oleh pemerintah kota.
Respons Cepat Insiden Pohon Tumbang di Jalan Perintis Kemerdekaan
Menindaklanjuti insiden pohon tumbang yang sempat mengganggu aktivitas warga di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di dekat Hotel Dalton, DLH Kota Makassar menunjukkan kesigapannya. Tim DLH segera bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan tindakan pemangkasan lanjutan dan evaluasi mendalam terhadap pohon-pohon lain yang berada di sekitar area tersebut dan berpotensi membahayakan. Peristiwa pada Minggu (11/1) sore tersebut memang sempat menyebabkan terhambatnya arus lalu lintas kendaraan roda dua dan roda empat selama beberapa jam. Namun, berkat koordinasi yang baik antara DLH dan instansi terkait, serta profesionalisme tim di lapangan, akses jalan dua arah berhasil dinormalisasi sepenuhnya pada malam hari. Pengalaman menangani insiden ini menjadi pembelajaran berharga untuk terus meningkatkan kecepatan dan efektivitas respons.
Pengalihan Arus Lalu Lintas untuk Kelancaran Mobilitas
Sebagai bagian dari strategi penanganan insiden di Jalan Perintis Kemerdekaan, tim gabungan telah menerapkan skema pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan dialihkan sementara ke Perumahan Bulurokkeng sebagai jalur alternatif. Kebijakan ini diambil untuk meminimalkan kemacetan lebih lanjut dan menjaga kelancaran mobilitas warga selama proses penanganan pohon tumbang berlangsung. Keahlian dalam manajemen lalu lintas darurat ini sangat penting untuk meminimalisir dampak negatif insiden terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.























