Merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Makassar menawarkan pengalaman yang berbeda tahun ini. Ribuan warga tidak hanya menunaikan ibadah salat Id, tetapi juga memadati Dermaga Markas Komando Angkatan Laut VI (Koarmada VI) untuk melihat lebih dekat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang bersandar.
Kemanunggalan TNI AL dan Rakyat: Idul Fitri di Dermaga Makassar
Kebijakan membuka gerbang markas untuk umum pada momen Idul Fitri ini merupakan wujud nyata dari kemanunggalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dengan rakyat. Komandan Koarmada VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah menjadikan hari raya Idul Fitri sebagai momentum untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan alutsista kebanggaan bangsa kepada publik.
“Kami ingin menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk lebih dekat dengan masyarakat, termasuk memperkenalkan kapal-kapal perang milik bangsa ini kepada masyarakat,” ujar Laksda TNI Andi Abdul Aziz di Makassar, Sabtu. Beliau menekankan bahwa kapal-kapal perang tersebut sejatinya adalah milik seluruh rakyat Indonesia.
Melihat antusiasme dan kegembiraan warga yang mendekati KRI, bahkan hingga berswafoto, menjadi kepuasan tersendiri bagi jajaran TNI AL. “Bagi kami, kegembiraan masyarakat bisa mendekati KRI adalah kebahagiaan bagi kami. Ini adalah edukasi maritim sekaligus kado lebaran dari TNI AL untuk warga Makassar,” tambah Laksda TNI Andi Abdul Aziz.
Mako Koarmada VI Berubah Menjadi Destinasi Wisata Militer Unik
Selain menjadi panggung kapal-kapal perang, kawasan Markas Komando (Mako) Koarmada VI pun mendadak menjelma menjadi destinasi wisata militer yang menarik perhatian. Beberapa titik di area tersebut menjadi lokasi favorit warga untuk mengabadikan momen langka ini:
- Monumen Jangkar Jalesveva Jayamahe: Menjadi latar foto ikonik yang banyak dimanfaatkan oleh keluarga untuk berfoto bersama.
- Penangkaran Satwa Langka: Memberikan pengalaman edukasi maritim yang menarik, khususnya bagi anak-anak.
- Monumen Meriam dan Plaza Koarmada VI: Dipadati oleh warga yang ingin mengabadikan momen spesial Idul Fitri setahun sekali ini.
Antusiasme Warga dan Kebanggaan Nasionalisme
Tradisi ini disambut hangat oleh masyarakat. Arya, salah seorang warga yang hadir bersama keluarga besarnya, mengungkapkan rasa takjubnya terhadap inisiatif ini. “Senang rasanya bisa berfoto di depan Kapal Perang TNI AL. Momen ini sangat jarang bagi kami warga Kota Makassar. Biasanya Markas Tentara apalagi Koarmada VI sangat ketat, tapi hari ini kami disambut seperti keluarga sendiri,” tuturnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga bukti nyata bahwa TNI AL tidak hanya tangguh di lautan, tetapi juga memiliki tempat spesial di hati masyarakat. Kemeriahan Idul Fitri 1447 H di Koarmada VI berhasil memadukan nilai spiritualitas perayaan hari raya dengan rasa kebanggaan nasionalisme dalam sebuah bingkai kebersamaan yang erat antara TNI AL dan rakyat Makassar.























