Peresmian Rumah Makan (RM) Asna Jaya di Batam pada Senin, 19 Januari 2026, menjadi sorotan utama. Kehadiran delapan bupati dari berbagai daerah menunjukkan apresiasi mendalam terhadap semangat para perantau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang turut meramaikan kancah kuliner kota itu.
Poin Penting:
- RM Asna Jaya di Ruko Cipta Mandiri, Batam, resmi dibuka 19 Januari 2026.
- Dihadiri delapan bupati, menunjukkan dukungan kuat terhadap UMKM perantau Sulsel.
- Menyajikan kuliner khas Sulsel seperti Coto Makassar, Bebek Palekko, Ikan Palumara, dan Pisang Ijo.
- Menjadi destinasi kuliner Sulsel di Batam dan diharapkan membuka lapangan kerja baru.
- Para bupati hadir bertepatan dengan agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Apkasi.
Dukungan Erat dari Para Pemimpin Daerah
Acara peresmian yang berlangsung di Ruko Cipta Mandiri ini tidak hanya dihadiri oleh para tokoh UMKM, tetapi juga oleh sejumlah kepala daerah yang memberikan legitimasi dan dorongan moral. Di antara pejabat yang turut hadir adalah Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif; Bupati Wajo; Bupati Kepulauan Selayar; Bupati Maros; Bupati Kolaka; Bupati Gorontalo; Bupati Soppeng; serta Bupati Aceh. Kehadiran mereka, yang kemudian disusul oleh Bupati Toraja Utara, mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha di perantauan.
RM Asna Jaya: Jantung Kuliner Sulawesi Selatan di Batam
RM Asna Jaya hadir dengan misi ambisius untuk menjadi representasi otentik cita rasa Sulawesi Selatan di Batam. Menu andalannya meliputi hidangan ikonik seperti Coto Makassar yang gurih, Bebek Palekko yang khas, Ikan Palumara yang segar, hingga Pisang Ijo yang manis. Rumah makan ini tidak hanya menawarkan kelezatan, tetapi juga menjadi wadah bagi perantau Sulsel untuk bernostalgia dengan rasa kampung halaman.
Lebih dari Sekadar Bisnis, Sebuah Apresiasi bagi Perantau
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dalam sambutannya menekankan signifikansi RM Asna Jaya sebagai bukti nyata kontribusi perantau Sulsel terhadap perekonomian daerah. “Ini contoh nyata bagaimana perantau Sulsel berkontribusi bagi perekonomian daerah sekaligus menjaga kekhasan kuliner kita,” ujar Syaharuddin. Harapannya, RM Asna Jaya dapat berkembang pesat, membuka peluang kerja baru, dan menjadi destinasi kuliner wajib bagi warga Batam, baik lokal maupun para perantau yang merindukan masakan daerah.
Konteks Strategis Rakernas Apkasi di Batam
Kehadiran para bupati di Batam bukanlah kebetulan semata. Mereka berada di kota tersebut untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang bertema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”, berlangsung pada 18–20 Januari 2026 di Hotel Aston Batam. Forum ini menjadi platform strategis untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan kabupaten dengan agenda pembangunan nasional, sekaligus memberikan kesempatan bagi para bupati untuk secara langsung mendukung inisiatif UMKM seperti RM Asna Jaya.























