Senin, 30 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang

Bawaslu Sulsel mengungkap ada 2.000 TPS yang diduga melakukan pelanggaran administrasi

by Pewarta Warga
17/02/2024
in Makassar & Sulsel, Politik
Reading Time: 4 mins read
A A
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

MAKASSAR – Bawaslu Sulsel mengungkap ada 2.000 TPS yang diduga melakukan pelanggaran administrasi. Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad awalnya mengatakan ada beberapa masalah yang terjadi saat hari pencoblosan.

Masalah yang muncul didominasi keterlambatan dan kekurangan logistik hingga pengamanan kotak suara.

”Pertama terkait distribusi logistik, Makassar ini yang paling masif keterlambatan. TPS terlambat logistik,” kata Saiful kepada wartawan di Kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (16/2/2024).

Saiful mengungkapkan, hanya 4 kecamatan yang penyaluran logistiknya tepat waktu. Sementara di TPS kecamatan lainnya, pencoblosan baru dimulai antara pukul 08.00 Wita hingga 09.00 Wita.

”Hanya 4 kecamatan yang terdistribusi logistiknya tepat waktu sehingga bisa dimulai jam 7. Tetapi rata-rata selain itu dilaksanakan jam 08.00 ke atas bahkan ada jam 9 lewat baru dimulai,” ungkapnya.

Bawaslu juga mencatat pelanggaran administrasi lainnya seperti surat suara tertukar yang terjadi di 35 TPS di Makassar. Saiful menyebut insiden itu bahkan baru disadari saat proses pencoblosan telah berlangsung.

”Selain pelanggaran logistik tiba, ada 35 TPS yang tertukar surat suara antar dapil dan ini sempat digunakan. Meski kemudian KPU sempat menyampaikan bahwa surat suara yang digunakan yang tercoblos bukan dapil di situ itu disahkan masuk suara partai,” ujarnya.

Kekurangan C1 Plano juga turut menjadi persoalan di sejumlah TPS di Makassar. Saiful menilai, manajemen tata kelola distribusi logistik ke TPS kurang rapi sehingga menyebabkan banyak TPS kebingungan.

”Kemudian ada beberapa yang menginisiasi sampai memfotokopi, apa segala macam, ini terlambat. Sehingga saya katakan Makassar ini yang paling banyak berkaitan dengan manajemen tata kelola distribusi logistik yang kurang rapi,” ungkapnya.

Pelanggaran administrasi lainnya, lanjut Saiful yakni kurangnya tali tis untuk pengaman kotak suara yang hampir terjadi di semua kecamatan di Makassar. Dia bahkan menyebut ada 2.000 TPS yang diduga melakukan pelanggaran administrasi tersebut.

”Hampir semua di Makassar itu tis (bermasalah), kan itu tidak tergembok (surat suara) kan mestinya itu tergembok kotak suara yang di Makassar. Hampir semua di Makassar, 2.000-an lebih TPS, lebih dari setengah (dari 4.004 TPS) itu tidak ada tis-nya,” ujarnya.

Lebih lanjut Saiful mengatakan peristiwa itu hanya akan dianggap sebagai pelanggaran administrasi. Pelanggaran administrasi itu tidak berujung pada pemungutan suara ulang (PSU). Bawaslu hanya akan memberi rekomendasi saran perbaikan.

”Tidak sampai potensi PSU yang semacam itu. Kategori pelanggaran administrasi karena itu berkaitan tata cara prosedur dan mekanisme tetapi apapun itu kan ini bisa mempengaruhi proses yang jalan. Akibatnya ada penghitungan suara yang mestinya sesuai putusan MK berakhir tanggal 15 paling lambat pukul 12 siang, di (Makassar) ada sampai sore,” tambahnya.

Bawaslu Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap ada 2 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Makassar berpotensi melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Kebijakan ini kemungkinan akan diambil buntut temuan pelanggaran di TPS tersebut.

“Kalau potensi untuk PSU di Makassar dari informasi Bawaslu (Makassar) ada 2 TPS yang potensi PSU,” ujar Anggota Bawaslu Sulsel Saiful Jihad kepada wartawan di kantornya, Jumat (16/2/2024).

Saiful menjelaskan potensi PSU di 2 TPS tersebut disebabkan adanya pemilih yang tidak tercantum namanya dalam daftar pemilih tetap (DPT) maupun daftar pemilih tambahan (DPTb) namun mencoblos di TPS itu. Bahkan warga tersebut tidak memiliki surat keterangan pindah memilih.

“Itu diakibatkan ada orang dari luar penduduk Makassar yang kemudian memilih sementara namanya tidak ada di DPT dan DPTb. Dia juga tidak menggunakan form pindah memilih sementara KTP-nya di luar Makassar,” kata Saiful.

Kendati demikian, Saiful mengaku belum mendapat rincian titik TPS yang dimaksud dari Bawaslu Makassar. Pihaknya masih mendalami kronologi kejadian dan jumlah warga yang diduga mencoblos di TPS yang namanya tidak terdata.

“Saya kurang tahu pasti, tetapi yang jelas dia bukan orang Makassar,” katanya.

BACA JUGA:

Sulawesi Selatan Jajaki Kemitraan Investasi Strategis dengan Amerika Serikat: Dari Pendidikan hingga Pariwisata

Sengketa Masjid Nurut Tajdid Barru: Aset ke Jalur Hukum, Ibadah Tetap Berjalan Lancar

BMKG Makassar Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Sulsel 24-26 Maret 2026

Mudik Lebaran di Makassar: 6 Destinasi Wisata Memukau Wajib Dikunjungi

Ikatek Business Forum 2026: Ratusan Pengusaha Alumni Teknik Unhas Berkumpul di Makassar untuk Sinergi Bisnis

Dia menyebut situasi ini banyak terjadi di daerah lain di Sulsel. Saiful belum mengetahui pasti penyebab ada warga diloloskan mencoblos di TPS yang tidak seharusnya.

“Ini juga yang banyak terjadi di daerah jadi pemungutan suara ulang dilakukan karena salah satunya ada yang bukan penduduk di situ datang di TPS mencoblos sementara namanya tidak ada DPT dan DPTb dan tidak ada pindah memilihnya,” jelasnya.

Saiful menambahkan persoalan ini masih didalami. Dia menuturkan masih mengidentifikasi wilayah-wilayah yang berpotensi PSU buntut adanya dugaan pelanggaran saat pencoblosan.

“Saya lupa tadi di mana titiknya, tetapi laporannya ada 2 di Makassar. Selain Makassar, ada juga potensi PSU di Palopo, Parepare, Wajo, Pinrang, Pangkep, dan Selayar,” imbuh Saiful.

Tags: BawasluKPUPemilu 2024Sulawesi Selatan
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

Arus Balik Lebaran 2026: 171.402 Kendaraan Membanjiri Makassar, Potensi Kemacetan Mengintai

28/03/2026
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

Pasar Pabaeng-Baeng Makassar Jadi Pionir Pasar Digital Bersama Bank Mandiri

28/03/2026
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

Sulawesi Selatan Jajaki Kemitraan Investasi Strategis dengan Amerika Serikat: Dari Pendidikan hingga Pariwisata

28/03/2026
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

Makassar Tertibkan PKL di Trotoar & Drainase, Beri Solusi Relokasi yang Humanis

27/03/2026
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

KUA Makassar Tetap Buka Layanan Nikah Pasca-Lebaran, Tak Terhalang WFH/WFA

26/03/2026
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

Bupati Sidrap Ingatkan ASN & PPPK: Bekerja Ikhlas untuk Rakyat, Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

26/03/2026
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

Sengketa Masjid Nurut Tajdid Barru: Aset ke Jalur Hukum, Ibadah Tetap Berjalan Lancar

26/03/2026
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

BMKG Makassar Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Sulsel 24-26 Maret 2026

24/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

    Macet Parah GT Parungkuda Tol Bocimi H+3 Idulfitri 2026: Kendaraan Nyaris Tak Bergerak

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pembangunan Wisma Negara di Kawasan CPI Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Mengapa Laptop Lawas, Macbook Pro 2014 13 inch Masih Banyak Dicari

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Kota Makassar Memasuki Musim Penghujan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Veda Ega Pratama Ukir Sejarah: Pembalap Indonesia Pertama Podium Moto3 Brasil 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Makassar dan Yokohama Berkolaborasi Menuju Kota Nol Karbon: Fokus pada Transportasi dan Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Malam pergantian tahun di Makassar relatif aman

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 7 Ide Makeup Sehari-hari Simpel & Cepat ala Salwa Salon

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Kemenhub Imbau Pemudik Pulang Lebih Awal atau Tunda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
2.000 TPS di Makassar Diduga Lakukan Pelanggaran Administrasi, 2 TPS Mungkin Harus Pemungutan Suara Ulang - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.