Menjelang puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi, Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin, telah mengeluarkan instruksi strategis untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di seluruh wilayah kota. Langkah ini krusial untuk memastikan keamanan warga, terutama bagi rumah-rumah yang akan ditinggal kosong.
- Pengaktifan Siskamling diperintahkan kepada seluruh Ketua RT dan RW di Makassar.
- Tujuan utama adalah meningkatkan pengawasan keamanan lingkungan selama periode mudik.
- Langkah ini mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kejahatan di rumah yang ditinggal penghuninya.
- Pemudik diimbau untuk melaporkan keberangkatan mereka kepada pengurus RT/RW setempat.
- Pelaporan memudahkan pemantauan, koordinasi darurat, dan pencegahan tindak kriminal.
- Peran RT/RW ditekankan sebagai garda terdepan menjaga kondusivitas lingkungan.
Makassar Bergerak: Siskamling Diaktifkan untuk Keamanan Pemudik
Tradisi mudik Lebaran di Indonesia adalah momen sakral yang tak terpisahkan dari budaya. Namun, tradisi ini seringkali menyisakan pertanyaan fundamental terkait keamanan rumah yang ditinggalkan. Menyadari potensi risiko tersebut, Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin—yang akrab disapa Appi—mengambil langkah proaktif dengan menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari camat, lurah, hingga Ketua RT dan RW, untuk menggerakkan kembali sistem Siskamling.
Instruksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penegasan komitmen untuk menjaga ketenteraman warganya. Pengaktifan Siskamling diharapkan dapat memperkuat pos penjagaan di setiap lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, serta memberikan respons cepat jika terjadi musibah seperti kebakaran di rumah-rumah yang penghuninya sedang merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Peran Strategis RT/RW dalam Menjaga Keamanan
Dalam pandangan Bapak Munafri Arifuddin, Ketua RT dan RW memegang peranan yang sangat vital. Mereka adalah ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami dinamika lingkungan mereka. Oleh karena itu, kolaborasi antara pengurus lingkungan dan aparat terkait menjadi kunci utama dalam memastikan situasi keamanan tetap kondusif sepanjang periode mudik Lebaran.
Imbauan Penting bagi Masyarakat Pemudik
Selain menugaskan pengaktifan Siskamling, Wali Kota Makassar juga menyertakan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik. Bapak Appi menganjurkan agar setiap kepala keluarga atau individu yang akan meninggalkan rumah untuk melapor kepada pengurus RT/RW setempat sebelum berangkat. Pelaporan ini memiliki multi-fungsi:
- Memudahkan Pemantauan Lingkungan: Pengurus RT/RW akan memiliki data rumah yang kosong sehingga dapat meningkatkan pengawasan.
- Koordinasi Penanganan Darurat yang Efektif: Jika terjadi insiden, petugas keamanan atau pemadam kebakaran dapat segera mengidentifikasi status rumah, mempercepat respons, dan menghindari kesalahpahaman.
- Mencegah Potensi Kriminalitas: Keberadaan laporan ini dapat menjadi disinsentif bagi pihak-pihak yang berniat buruk untuk melakukan kejahatan.
Dengan sinergi antara pemerintah kota, pengurus lingkungan, dan kesadaran masyarakat, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di Makassar dapat berjalan lancar, aman, dan penuh berkah.
Kontributor: H. Gunadi
Penyunting: MA. Untung























