Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerukan kewaspadaan tinggi kepada seluruh warga menyusul prediksi cuaca ekstrem yang berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Hujan lebat disertai angin kencang dilaporkan mendominasi kondisi langit kota.
Ancaman Cuaca Ekstrem dan Akar Permasalahan Pohon Tumbang
Dalam pemantauannya selama kegiatan Safari Ramadhan, Wali Kota Munafri Arifuddin menyaksikan langsung dampak buruk dari cuaca ekstrem, termasuk beberapa insiden pohon tumbang. Ia menyoroti bahwa kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang telah menua menjadi faktor krusial yang memperparah risiko.
Akar Masalah: Konstruksi Beton Menghambat Kekuatan Alami Pohon
Munafri menjelaskan secara gamblang bahwa banyak pohon di kota ini mengalami kesulitan pertumbuhan akar akibat terimpit oleh konstruksi beton di sekelilingnya. Hambatan ini secara signifikan mengurangi kemampuan akar untuk mencengkeram tanah dengan kokoh. Akibatnya, saat terjadi hujan deras yang berbarengan dengan hembusan angin kencang, pohon lebih rentan tercabut hingga ke akarnya ketimbang hanya patah pada bagian batangnya.
“Beberapa kejadian pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya memang sudah tidak kuat menopang beban. Ini yang harus kita waspadai bersama,” tegas Wali Kota Munafri Arifuddin.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap kesehatan lingkungan urban dan dampak pembangunan terhadap ekosistem alami kota.
Imbauan Tegas untuk Keselamatan Bersama
Menyikapi potensi bahaya yang mengintai, Wali Kota Munafri Arifuddin memberikan imbauan konkret kepada seluruh masyarakat Kota Makassar:
- Meningkatkan Mawas Diri: Jauhi aktivitas yang berpotensi memicu atau memperparah dampak bencana alam.
- Perketat Kewaspadaan: Tingkatkan kehati-hatian, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
- Hindari Area Berisiko: Sebisa mungkin hindari berada di sekitar pohon-pohon besar, terutama saat kondisi cuaca sedang ekstrem, guna meminimalkan risiko keselamatan pribadi.
Munafri menekankan bahwa kesadaran dan kewaspadaan terhadap potensi bencana ini merupakan tanggung jawab kolektif yang esensial demi menjaga keselamatan seluruh elemen masyarakat Kota Makassar.
Kontributor: M.Rahmat
Penyunting: H. Gunadi























