Selasa, 27 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Siswa SMP di Kanada temukan metode percepat kerja Bakteri Pemakan Plastik

by Redaktur
23/02/2016
in Alam dan Lingkungan Hidup, Arsip 2015-2018
Reading Time: 3 mins read
A A
siswa smp di kanada temukan metode percepat kerja bakteri pemakan plastik

siswa smp di kanada temukan metode percepat kerja bakteri pemakan plastik

Normalnya material plastik yang tertimbun di tanah dan di laut membutuhkan waktu ribuan tahun  diuraikan sepenuhnya oleh bakteri. Dengan cara baru proses penguraian plastik oleh bakteri dipercepat hingga tiga bulan.

Dibutuhkan media tanah, ragi dan air, sebagai fermenter atau sarana untuk proses pembusukan. Plastik-plastik yang akan dihancurkan dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam wadah berisi tanah, bercampur ragi dan air. Berdasarkan penelitian plastik dalam wadah tersebut akan hancur dalam waktu tiga bulan dengan bantuan bakteri Sphingomonas dan Pseudomonas.

Penelitinya adalah Daniel Burd, seorang remaja siswa sebuah SMP di Waterloo, Kanada. Dengan bantuan gurunya, Mark Menhennet, dia memasukkan sejumlah kantong plastik ke dalam sejenis tepung. Berikutnya, ia menggunakan bahan-kimia rumah tangga biasa, yaitu ragi dan air bersih untuk menciptakan kondisi yang akan mendorong pertumbuhan mikroba. Dia juga menambahkan bubuk plastik dan tanah. Kemudian campuran bahan itu ditempatkan dalam alat pengocok pada suhu kamar 30 derajat.

Setelah tiga bulan terjadi peningkatan konsentrasi jumlah mikroba pemakan plastik, Burd menyaring keluar bubuk plastik sisa dan menaruh kultur bakterinya ke dalam tiga botol berisi lembaran-lembaran potongan plastik dari kantong kresek belanja. Sebagai alat kontrol, dia juga menambahkan plastik ke dalam botol-botol berisi air mendidih yang berakibat kultur bakterinya mati.

Enam minggu kemudian, dia menimbang berat lembaran-lembaran plastik. Lembaran-lembaran dalam botol kontrol beratnya tetap. Tetapi lembaran-lembaran plastik yang berada bersama kultur bakteri yang hidup beratnya rata-rata berkurang 17 persen.

Itu belum memuaskan Burd. Untuk mengidentifikasi bakteri di dalam kulturnya, ia membiarkan mereka tumbuh pada piring agar-agar dan dia mendapati ada empat jenis mikroba. Ia mengujinya pada lebih banyak lembaran-lembaran plastik dan menemukan hanya pada yang kedua penurunan berat plastik terjadi secara signifikan.

Berikutnya, Burd mencoba mencampur mikroba paling efektif tadi dengan mikroba lainnya. Dia menemukan mikroba pertama dan kedua secara bersama-sama menghasilkan 32 persen penurunan berat lembaran-lembaran plastik. Dia berteori mikroba yang pertama menolong mikroba kedua bereproduksi.

Dari test-test untuk mengidentifikasi mikroba didapati mikroba kedua adalah bakteri Sphingomonas dan bakteri penolong itu adalah Pseudomonas.

Seorang peneliti di Irlandia sudah menemukan bakteri Pseudomonas mampu menurunkan jumlah polystyrene (sejenis karet sintetis), tetapi sejauh ini baru Burd dan gurunya itu yang diketahui pertama kali melakukan riset pada tas plastik berbahan polyethelene.

Berikutnya, Burd menguji efektivitas mokrobanya pada temperatur dan tingkat konsentrasi yang berbeda-beda serta dengan penambahan sodium asetat sebagai sumber karbon yang sedia untuk membantu pertumbuhan bakteri.

Pada suhu 37 derajat dan konsentrasi bakteri yang optimal, dengan sedikit tambahan sodium asetat ke dalamnya, Burd mencapai 43 persen penurunan dalam enam minggu.

Plastik dihabiskannya dengan lebih nyata dan jelas dan lebih mudah, dan Burd menebak setelah enam minggu lagi, plastik itu akan musnah. Namun dia belum mencobanya.

Untuk melihat bagaimana prosesnya akan berlangsung pada skala yang lebih besar, ia mencoba dengan lima atau enam kantong yang utuh dalam sebuah ember yang berisu kultur bakteri. Dan ternyata berhasil dengan baik.

Aplikasi pada industri seharusnya juga mudah, kata Burd. “Semua yang anda butuhkan adalah sebuah fermenter, yakni medium pertumbuhan, mikroba-mikroba dan kantong plastik.”

Bahan-bahan itu murah, untuk menjaga stabilitas temperatur yang diperlukan hanya sedikit energi karena mikroba menghasilkan panas sendiri ketika proses berlangsung, dan satu-satunya limbah adalah air dan sedikit karbon dioksida. Setiap mikroba menghasilkan hanya 0,01 persen karbon dioksida dari beratnya yang sangat kecil sekali, kata Burd.

Hasil penelitian oleh remaja SMP ini merupakan sebuah langkah raksasa yang sangat maju, di mana kita menggunakan alam untuk memecahkan masalah yang dibuat oleh manusia. (*)

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Panduan Lengkap Mengamankan Akun Digital dari Phishing dan Social Engineering

Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

Panduan Lengkap Mengamankan Akun Digital dari Phishing dan Social Engineering

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

Tags: Bebas Sampah 2020internetsampahwartakita
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Cuaca badai hujan deras dengan air jatuh deras mengenai jalan aspal basah yang memantulkan cahaya langit biru-abu gelap; siluet perahu SAR oranye mengambang dekat jalan banjir jauhnya di bawah awan te

Peringatan Banjir Rob Hingga Nov 2026: Daftar Wilayah Rawan di Jakarta

27/10/2026
Tetesan hujan yang jatuh di atas genting tanah liat basah dengan latar belakang hutan hijau kabut tipis.

Cuaca Hari Ini Bandung: Prakiraan Hujan Ringan Minggu Depan

26/10/2026
A dramatic landscape view contrasting the aftermath of a magnitude 6.9 earthquake in Vanuatu with the calm and stable landscape of Indonesia, highlighting the seismic activity in Vanuatu and the relative stability in Indonesia.

Gempa M6,9 Guncang Vanuatu, Indonesia Sebagian Masih Berselimut Asap dalam 24 Jam Terakhir

24/10/2026
Gedung Pemprov DKI dengan fasad kaca modern dan emblema resmi di depannya. Langit biru cerah dengan angin ringan membawa suasana yang menyenangkan untuk Jakarta Grand Festival (JRF) dan konser Ye. Ban

Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca untuk JRF & Konser Ye

24/10/2026
Sebuah dapur modern dengan lemari dapur putih mewah dan pulau dapur besar, lengkap dengan berbagai alat rumah tangga ramah lingkungan seperti tempat kompost dan stasiun pengumpulan sampah. Ruangan ini

Panduan Memulai Gaya Hidup Zero Waste dari Dapur

24/10/2026
The main building of BMKG in Jakarta, Indonesia, with a modern glass facade and a prominent logo of a globe and wave, symbolizing meteorology, climatology, and geophysics. The interior is bright and o

BMKG Pastikan Gempa M 6,9 di China Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

23/10/2026
A weather station with a digital screen showing real-time weather updates, surrounded by a dense forest, with an overcast sky and dark clouds, symbolizing potential extreme weather conditions in Sumat

Sumut Siap Segera Diterpa Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Waspada Banjir dan Longsor

22/10/2026
Sebuah kabut tebal menghampiri desa, menciptakan suasana yang suram dan menekan. Anak-anak, berpakaian sederhana, bermain di lapangan main kecil yang berdebu. Wajah mereka tersembunyi oleh kabut, menu

Prabowo: Korporasi adalah Biang Karhutla, Ini Terorisme Lingkungan

22/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • A modern car dealership showroom displaying the latest Toyota Kijang Innova Zenix, with a smartphone being used to activate the vehicle's ignition, highlighting the car's advanced technology and user-

    Toyota Kijang Innova Zenix Dapat Dinyalakan dengan Smartphone, Fitur Baru Ini Meningkatkan Kenyamanan

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • Ramalan Shio 19-25 Oktober 2026: Siapa yang Beruntung?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
  • Analisis The Economist: Mengapa Investor Mulai Menjauhi Indonesia?

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Prabowo: Korporasi adalah Biang Karhutla, Ini Terorisme Lingkungan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gempa M6,9 Guncang Vanuatu, Indonesia Sebagian Masih Berselimut Asap dalam 24 Jam Terakhir

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • FCC Larang Gadget dengan Chip HiVision Huawei, Intel Dapat Pengecualian

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 12 Daerah di Sulsel Hujan Ringan, Termasuk Makassar

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Raja Charles III Kutip Hadis Nabi Muhammad Saat Jamu Sultan Oman

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.