Menyikapi ancaman cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dan sekitarnya, Dinas Pendidikan Kota Makassar telah mengambil keputusan strategis untuk mengalihkan metode pembelajaran. Langkah ini diberlakukan untuk jenjang PAUD hingga SMP, mengantisipasi peningkatan intensitas curah hujan tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar tatap muka.
Peralihan Metode Belajar Antisipasi Cuaca Ekstrem
Dinas Pendidikan Kota Makassar secara resmi mengeluarkan kebijakan untuk mengalihkan seluruh kegiatan pembelajaran dari metode tatap muka menjadi pembelajaran daring (online). Keputusan ini diambil sebagai respons proaktif terhadap kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan curah hujan tinggi, yang diperkirakan akan terus berlanjut.
Detail Kebijakan Pembelajaran Daring
- Jenjang Pendidikan yang Terpengaruh: Kebijakan ini mencakup seluruh siswa mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
- Periode Implementasi: Pembelajaran daring akan dilaksanakan secara serentak mulai tanggal 25 Februari hingga 28 Februari 2026.
- Dasar Hukum: Keputusan penting ini tertuang dalam surat edaran resmi yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar, memberikan panduan jelas bagi seluruh institusi pendidikan di bawah naungannya.
Imbauan untuk Seluruh Komponen Pendidikan
Dalam surat edaran tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Bapak Achi Soleman, turut menyampaikan imbauan penting yang ditujukan kepada berbagai pihak:
- Bagi Tenaga Pendidik (Guru): Diimbau untuk senantiasa melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Guru diharapkan mampu menyampaikan materi pembelajaran dan tugas-tugas secara efektif, profesional, dan tetap menjaga kualitas pengajaran meskipun melalui platform daring.
- Bagi Orang Tua/Wali Murid: Diminta untuk berperan aktif dalam mengamati dan mengawasi proses pembelajaran daring anak-anak mereka di rumah. Dukungan dan pengawasan dari orang tua sangat krusial untuk memastikan anak tetap fokus dan termotivasi dalam belajar.
- Bagi Murid: Diharapkan untuk menunjukkan sikap proaktif dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran daring yang diselenggarakan dari kediaman masing-masing. Partisipasi aktif akan sangat menentukan keberhasilan penyerapan materi pembelajaran.
Prediksi Cuaca dari BMKG Memperkuat Keputusan
Keputusan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk mengalihkan metode pembelajaran daring ini selaras dengan rilis prakiraan cuaca dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar. BMKG memprediksi adanya potensi curah hujan dengan intensitas tinggi yang akan melanda wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Makassar, mulai tanggal 24 Februari hingga 1 Maret 2026.
Menyikapi prediksi ini, BMKG menghimbau kepada seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat Sulawesi Selatan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Kesiapsiagaan ini penting guna mengantisipasi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi yang bisa timbul akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut.























