Situasi banjir di Kota Makassar terus memburuk, memaksa ratusan warga mengungsi mencari tempat aman. Hingga Kamis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat angka pengungsi mencapai 878 jiwa yang tersebar di dua kecamatan terdampak.
Rincian Pengungsi dan Sebaran Titik Penampungan
Menurut Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, timnya telah diterjunkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan segera. Berdasarkan hasil kaji cepat, warga terdampak kini mendiami 15 titik pengungsian yang tersebar di empat kelurahan. Secara keseluruhan, data menunjukkan 239 kepala keluarga atau 878 jiwa masih membutuhkan tempat berlindung yang aman dari luapan air.
Titik Pengungsian di Kecamatan Biringkanaya
Kecamatan Biringkanaya menjadi salah satu area dengan konsentrasi pengungsi tertinggi. Mereka terpusat di beberapa titik di Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang. Rinciannya adalah:
- SD Paccerakkang, Kelurahan Katimbang: 64 kepala keluarga (236 jiwa)
- Masjid Lailatul Qadar, Kelurahan Paccerakkang: 5 kepala keluarga (21 jiwa)
- Rumah warga, Kelurahan Paccerakkang: 4 kepala keluarga (11 jiwa)
- Kos depan SMA 18, Kelurahan Paccerakkang: 3 kepala keluarga (13 jiwa)
- Masjid Nurul Hikmah Bukka Mata: 7 kepala keluarga (27 jiwa)
- Kantor Lurah Paccerakkang: 3 kepala keluarga (6 jiwa)
- Masjid Ar Ra’mun: 15 kepala keluarga (54 jiwa)
- Masjid Nurul Ikhlas Kodam III: 30 kepala keluarga (87 jiwa)
- Masjid Al Ummah: 8 kepala keluarga (38 jiwa)
Titik Pengungsian di Kecamatan Manggala
Sementara itu, Kecamatan Manggala juga menghadapi dampak signifikan, dengan pengungsi tersebar di Kelurahan Manggala dan Batua. Titik-titik pengungsian di kecamatan ini meliputi:
- Masjid Al Muttaqin, Kelurahan Manggala: 23 kepala keluarga (84 jiwa)
- Masjid Jabal Nur, Kelurahan Manggala: 29 kepala keluarga (89 jiwa)
- Posyandu Anyelir, Kelurahan Manggala: 2 kepala keluarga (14 jiwa)
- Masjid Yuda Al Fatih, Kelurahan Manggala: 12 kepala keluarga (56 jiwa)
- Masjid Al Mukarramah, Kelurahan Manggala: 17 kepala keluarga (62 jiwa)
- Masjid Al Kautsar, Kelurahan Batua: 17 kepala keluarga (80 jiwa)
Tindak Lanjut dan Koordinasi BPBD
Fadli Tahar menegaskan bahwa BPBD Kota Makassar telah mengerahkan tim guna membantu para pengungsi dan terus melaporkan perkembangan situasi secara berkala kepada Wali Kota Makassar. Selain itu, koordinasi intensif dengan dinas-dinas terkait lainnya terus dilakukan untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi, seperti pangan, sandang, dan papan, terpenuhi secara memadai. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pendataan secara berkelanjutan, serta mengoordinasikan langkah-langkah penanganan lanjutan bersama instansi terkait guna mencapai penanggulangan bencana yang optimal.























