Kawasan Perumahan BTN Mutiara Permai di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, kembali terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 cm pada Sabtu. Insiden ini kembali melumpuhkan total akses jalan menuju perumahan, mengulang penderitaan warga yang hampir terjadi setiap tahun.
Kronologi dan Dampak Banjir yang Melumpuhkan
Genangan air mulai menggenangi kompleks perumahan sejak Jumat dan belum sepenuhnya surut hingga Sabtu siang. Ketinggian air dilaporkan mencapai paha orang dewasa di beberapa titik, bahkan lebih tinggi di area yang lebih rendah. Kondisi ini membuat lalu lintas menuju BTN Mutiara Permai terhenti total.
Akses Jalan Lumpuh dan Kendaraan Mogok
Para pengendara terpaksa memutar arah melalui Patung Massa karena kendaraan tidak dapat melintas. Pada hari pertama banjir, banyak kendaraan, termasuk bentor milik Daeng Mangu, dilaporkan mogok akibat air masuk ke dalam mesin dan bagian vital kendaraan. Banyak pengendara motor memilih untuk tidak mengambil risiko, khawatir akan kerusakan kendaraan yang lebih parah. Hingga kini, mobil pun belum dapat melewati genangan air yang tinggi.
Respons Warga dan Harapan Perbaikan
Tim SAR gabungan bersama aparat kelurahan telah bersiaga sejak awal kejadian dan turun langsung membantu warga saat ketinggian air mencapai puncaknya. Banjir bahkan dilaporkan sempat masuk hingga ke dalam rumah warga, menambah kerugian dan ketidaknyamanan.
Tradisi Banjir Tahunan dan Ajakan Perbaikan
Seorang warga, Salma, mengungkapkan bahwa BTN Mutiara Permai hampir setiap tahun terdampak banjir. “Dari tahun ke tahun selalu seperti ini. Kalau sudah tinggi, biasanya warga keluar dibantu Tim SAR,” ujarnya dengan nada prihatin. Meskipun telah menjadi langganan, sejumlah warga tetap memilih bertahan dan menyuarakan harapan agar pemerintah memberikan penanganan yang lebih maksimal untuk mencegah banjir terus berulang di kawasan tersebut.























