Kamis, 15 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Asap Karhutla Turunkan Kualitas Udara Sulsel, BMKG Imbau Warga Waspada

by Pewarta Warga
04/10/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
Asap Karhutla Turunkan Kualitas Udara Sulsel, BMKG Imbau Warga Waspada - Featured

BACA JUGA:

Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

Menhut: Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan untuk Tangani Karhutla di Kalteng

Anggota DPR Ingatkan Prioritas Keselamatan Warga dalam Mengatasi Karhutla Merajalela

Status Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla di Sidrap Diperpanjang Hingga 2026: Ancaman Berkelanjutan dan Langkah Penanganan

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Sulsel Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas udara di Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami penurunan signifikan akibat dampak asap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengonfirmasi kondisi ini, mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan.

Perubahan Kualitas Udara Akibat Sebaran Asap Karhutla

Pantauan BMKG menunjukkan adanya pergeseran kualitas udara di Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Maros dari batas sedang menjadi tidak sehat. Fenomena ini erat kaitannya dengan pergerakan arah angin yang membawa partikel asap dari titik-titik kebakaran.

Analisis Arah Angin dan Potensi Masuknya Asap

Menurut Prakirawan BMKG IV Makassar, Asriani Idrus, analisis peta angin menunjukkan adanya dinamika arah angin yang memengaruhi penyebaran asap. Awalnya, asap terdeteksi bergerak dominan dari arah timur. Namun, data dari Automatic Weather Station (AWS) BMKG Paotere mengindikasikan adanya dominasi angin dari arah barat.

Dalam beberapa hari terakhir, angin yang membawa kabut asap terpantau bergerak dari barat daya hingga barat laut. Meskipun demikian, arah angin ini seringkali bersifat fluktuatif, berubah-ubah antara timur dan barat. Asriani menjelaskan bahwa angin yang berembus dari barat pada dini hari hingga menjelang siang berpotensi membawa udara kotor dan partikel asap dari kebakaran lahan dan hutan menuju wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi udara ini kemudian cenderung berangsur normal pada siang hingga sore hari ketika angin timur kembali dominan.

Faktor Penyebab Menurunnya Kualitas Udara

Asap menjadi faktor utama di balik penurunan kualitas udara yang teramati. BMKG mengidentifikasi bahwa asap kiriman tidak hanya berasal dari kebakaran di wilayah Sulawesi sendiri, tetapi juga dapat terbawa dari Kalimantan bagian selatan, serta wilayah Papua dan Maluku. Ketika angin bertiup dari timur, asap dari Papua dan Maluku berpotensi masuk. Sebaliknya, jika arah angin bergeser ke barat, asap dari Kalimantan yang lokasinya lebih dekat memiliki potensi yang lebih besar untuk terhirup oleh masyarakat Sulsel.

BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap prakiraan cuaca dan pergerakan angin dalam kurun waktu 24 hingga 72 jam ke depan. Namun, perlu dipahami bahwa kualitas udara dapat berubah sewaktu-waktu seiring dengan pergerakan arah angin yang membawa asap dari berbagai titik pantau yang masih menunjukkan adanya paparan asap kuat di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Pengaruh Suhu Panas dan Indikator Baru BMKG

Selain ancaman asap, faktor lain yang turut berkontribusi terhadap kondisi cuaca yang dirasakan adalah suhu panas yang masih melanda Kota Makassar dan wilayah sekitarnya. Selama periode musim kemarau, suhu udara di Sulawesi Selatan umumnya berkisar antara 30 hingga 35 derajat Celsius. Menariknya, BMKG kini telah mengadopsi metode pengukuran suhu udara yang dirasakan oleh tubuh manusia. Metode baru ini lebih komprehensif, menggabungkan beberapa parameter cuaca seperti arah angin, suhu udara aktual, tingkat kelembaban, dan radiasi matahari untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai panas yang dirasakan.

Imbauan BMKG untuk Perlindungan Diri dan Kesehatan Masyarakat

Menyikapi kondisi kualitas udara yang memburuk dan berlanjutnya suhu panas, BMKG dengan tegas mengimbau seluruh masyarakat di Sulawesi Selatan untuk mengambil langkah-langkah perlindungan diri demi menjaga kesehatan pernapasan dan menghindari risiko gangguan kesehatan lainnya:

  • Menggunakan masker: Sangat disarankan untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Masker berfungsi sebagai pelindung utama bagi saluran pernapasan dari partikel-partikel halus yang terbawa oleh asap.
  • Mengenakan pakaian yang tidak menyerap panas: Pemilihan pakaian yang tepat juga penting. Menggunakan pakaian yang tidak mudah menyerap panas dapat membantu tubuh tetap merasa nyaman dan mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan terkait suhu tinggi.

Sebelumnya, data Indeks Kualitas Udara (AQI) yang dirilis BMKG pada pukul 10.25 WITA sempat menunjukkan kualitas udara di Makassar berada pada level sedang dengan konsentrasi PM 2.5 mencapai 71 µg/m³, yang dikategorikan sebagai tingkat tidak sehat. Pemantauan secara berkala dan berkelanjutan terus dilakukan oleh BMKG guna memberikan informasi terkini dan akurat kepada masyarakat, sehingga langkah mitigasi dapat diambil secara efektif.


Kontributor: H. Gunadi

Penyunting: MA. Untung


Asap Karhutla Turunkan Kualitas Udara Sulsel, BMKG Imbau Warga Waspada - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: asap kebakaranBMKG Makassarimbauan kesehatankarhutlakualitas udara sulselpolusi udara
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Sebuah jalan di Makassar yang ramai pada sore hari, dengan orang-orang berjalan dan kendaraan berlalu. Tiba-tiba, sekelompok pengendara motor, berpakaian hitam dan memakai helm, muncul dari keramaian.

Rekaman CCTV Ungkap Aksi Brutal Geng Motor Serang Warga di Makassar

15/10/2026
Budi S., seorang warga lokal, berdiri di tengah kabut asap yang tebal di Maros, Sulsel. Ia memakai masker untuk melindungi diri dari polusi udara yang tinggi. Di latar belakang, terlihat asap dari pab

Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

14/10/2026
Budi S. berjalan di sebuah jalan setapak yang menuruni tebing karst di Geopark Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Latar belakangnya adalah pemandangan alam yang indah dengan formasi batuan karst yang un

Eksplorasi Keindahan Geopark Maros-Pangkep, Warisan Dunia di Sulawesi Selatan

14/10/2026
AI Visual: Geger di Polresta Deli Serdang: Oknum Polisi Diduga Curi Motor Rekan Sesama Anggota, Terancam Pemecatan

Polisi Amankan 2 Remaja Makassar, Diduga Berperan dalam Tawuran dan Pendanaan Rp 100 Ribu

14/10/2026
munafri-arifuddin-1

Wali Kota Makassar Dorong Pendidikan Lalu Lintas di Forum PBB untuk Generasi Tertib Sejak Dini

13/10/2026
Budi S., seorang warga Makassar yang memakai masker, berjalan di jalanan yang terpapar asap, di depan Alun-Alun Makassar yang tampak kabut. Pada latar belakang, matahari tampak pudar dan berwarna kuni

Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

13/10/2026
Ratusan jemaah umrah dari Sulawesi Selatan terkatung-katung di lobi bandara internasional Makassar. Mereka tampak lelah dan khawatir sambil menunggu instruksi lebih lanjut. Di latar belakang, petugas

Ratusan Jemaah Umrah Sulsel Terkatung-Katung di Bandara Makassar, Akibat Serangan Bandara Riyadh

12/10/2026
PSS Sleman players celebrate their victory over PSM Makassar in a Super League match. The stadium crowd, predominantly supporting PSS Sleman, watches as the final score is 3-0. PSM Makassar players lo

PSS Sleman Sikat PSM Makassar 3-0 di Super League: Dominasi di Babak Kedua

11/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Asap Karhutla Turunkan Kualitas Udara Sulsel, BMKG Imbau Warga Waspada - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 90 Persen Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Terjangkau Pengobatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.