CES 2026 menjadi saksi peluncuran resmi lini prosesor laptop terbaru AMD, AMD Ryzen™ AI 400 Series. Generasi penerus ini dirancang untuk mendefinisikan ulang pengalaman AI PC dengan performa lebih tinggi, stabilitas, dan kesiapan komputasi modern.
AMD Ryzen™ AI 400 Series: Lompatan Kuantum untuk AI PC
Generasi penerus AMD Ryzen™ AI 300 Series ini hadir dengan fokus utama pada peningkatan performa AI on-device, penguatan grafis terintegrasi, serta peningkatan bandwidth memori. Ketiga pilar ini menjadi fondasi krusial untuk pengembangan laptop AI masa depan yang lebih cerdas dan responsif.
Target Pasar yang Fleksibel dan Efisiensi Desain
AMD Ryzen™ AI 400 Series dirancang untuk menjangkau spektrum luas pasar laptop konsumen. Mulai dari segmen ultrathin premium, perangkat produktivitas harian, hingga laptop kreator dan gaming ringan yang tidak membutuhkan GPU diskrit. Dengan rentang cTDP fleksibel dari 15 hingga 54 watt, prosesor ini memberikan keleluasaan luar biasa bagi produsen laptop dalam menciptakan perangkat yang tipis, efisien energi, namun tetap mampu menyajikan performa tinggi. Seluruh jajaran prosesor ini menawarkan keseimbangan optimal antara kekuatan CPU, kemampuan grafis terintegrasi yang mumpuni, dan pemrosesan AI on-device kelas atas.
Revolusi AI On-Device dengan NPU Generasi Terbaru
Inti dari inovasi seri ini terletak pada peningkatan drastis kemampuan pemrosesan AI on-device melalui NPU (Neural Processing Unit) generasi terbaru berbasis arsitektur AMD XDNA™ 2. Varian tertingginya sanggup mengukir performa hingga 60 TOPS (Tera Operations Per Second), sebuah angka yang signifikan melampaui standar Copilot+ PC yang ditetapkan oleh Microsoft. Peningkatan ini memberikan manfaat nyata bagi pengguna, termasuk:
- Pemrosesan audio dan kamera berbasis AI yang jauh lebih presisi.
- Fitur asisten cerdas lokal yang lebih responsif dan intuitif.
- Eksekusi aplikasi AI generatif secara langsung di perangkat, membebaskan pengguna dari ketergantungan pada koneksi cloud, yang pada akhirnya menghasilkan latensi lebih rendah, efisiensi daya yang lebih baik, dan perlindungan privasi data yang optimal.
AMD Radeon™ 800M Series: Grafis Terintegrasi Mendekati Kinerja GPU Diskrit
Di sektor grafis, AMD Ryzen™ AI 400 Series mengandalkan kekuatan AMD Radeon™ 800M Series yang dibangun di atas arsitektur AMD RDNA™ 3.5. Meskipun berbagi fondasi arsitektur dengan generasi sebelumnya, peningkatan pada frekuensi clock GPU sangatlah signifikan. Varian unggulan seperti AMD Radeon™ 890M mampu mencapai boost clock hingga 3.1 GHz dengan 16 Compute Unit. Performa grafis terintegrasi ini kini semakin mendekati kemampuan GPU diskrit kelas entry-level, membuka pintu bagi pengguna untuk menikmati:
- Pengalaman gaming Full HD yang lebih stabil dan mulus.
- Frame pacing yang lebih halus untuk visual yang lebih konsisten.
- Akselerasi GPU yang memadai untuk tugas-tugas editing dan kreasi konten yang menuntut.
Dukungan Memori Super Cepat untuk Responsivitas Maksimal
Peningkatan krusial lainnya yang patut disorot adalah dukungan untuk memori yang lebih cepat. Sejumlah model dalam seri ini kini mendukung LPDDR5X hingga kecepatan 8533 MT/s, sebuah lompatan dari 8000 MT/s yang ditawarkan pada generasi sebelumnya. Peningkatan bandwidth memori ini secara langsung memberikan dampak positif pada:
- Performa grafis terintegrasi (iGPU).
- Responsivitas sistem secara keseluruhan.
- Penanganan beban kerja AI dan aplikasi kreatif yang sangat sensitif terhadap kecepatan memori.
Namun, perlu dicatat bahwa beberapa SKU kelas bawah tetap menggunakan konfigurasi LPDDR5X-8000 demi menjaga diferensiasi segmen pasar yang dituju.
Keunggulan Performa Terbukti dalam Uji Nyata
Data hasil benchmark internal AMD yang dipublikasikan di CES 2026 menunjukkan peningkatan performa yang mengesankan dalam tiga skenario penggunaan utama:
- Kreasi Konten: Laptop yang ditenagai oleh AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 mencatat rata-rata performa hingga 71% lebih cepat dibandingkan dengan kompetitor di kelas daya yang serupa. Keunggulan ini sangat terlihat pada aplikasi yang memanfaatkan banyak thread dan membutuhkan bandwidth memori tinggi.
- Multitasking Produktivitas: Performa rata-rata yang hingga 29% lebih cepat terpantau dalam simulasi penggunaan aplikasi perkantoran bersamaan dengan panggilan video Microsoft Teams. Kombinasi arsitektur CPU “Zen 5”/”Zen 5c” yang efisien, clock speed tinggi, dan akselerasi AI on-device memastikan sistem tetap responsif bahkan di bawah beban kerja berat.
- Gaming: Pada resolusi 1080p dengan pengaturan grafis rendah di berbagai judul game populer, AMD Ryzen™ AI 400 Series mencatatkan rata-rata performa hingga 12% lebih cepat. Grafis terintegrasi ini menunjukkan kematangannya sebagai solusi yang mumpuni untuk gaming ringan hingga menengah tanpa memerlukan GPU diskrit.
Catatan: Seluruh hasil benchmark adalah klaim internal AMD dan performa aktual di dunia nyata dapat bervariasi tergantung pada konfigurasi sistem dan skenario penggunaan.























