Wartakita.id, BONE — Semangat juang para atlet kebanggaan Bumi Arung Palakka kian membara di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Kali ini, kontingen Kabupaten Bone berhasil menambah pundi-pundi medali melalui cabang olahraga binaraga yang dipertandingkan di Kabupaten Wajo. Tiga medali berhasil diraih, masing-masing dua medali perak dan satu medali perunggu, menambah daftar prestasi gemilang bagi kontingen Kabupaten Bone.
Perolehan medali ini menjadi bukti nyata kerja keras dan dedikasi para atlet binaraga Bone yang telah berlatih tanpa kenal lelah. Darmawan sukses mengamankan medali perak di kelas 80 kg, sementara Rojer juga tak kalah gemilang dengan meraih perak di kelas 55 kg. Tak berhenti di situ, Ajir turut menyumbangkan medali perunggu dari kelas 65 kg, melengkapi raihan tiga medali bagi kontingen Bone dari cabang olahraga yang mengandalkan kekuatan dan estetika tubuh ini.
Intinya
- Kontingen Kabupaten Bone berhasil meraih tiga medali dari cabang olahraga binaraga di Porprov XVIII Sulsel 2026, yang diadakan di Kabupaten Wajo.
- Dua medali perak diraih oleh atlet Darmawan (kelas 80 kg) dan Rojer (kelas 55 kg).
- Satu medali perunggu disumbangkan oleh Ajir dari kelas 65 kg.
- Manajer tim binaraga Bone, Sainal Abidin, memuji performa atlet yang telah berjuang maksimal.
- Ketua Binaraga Kabupaten Bone, Andi Muhamad Khaedir, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini dan berharap menjadi motivasi bagi atlet lain.
- Pembukaan Porprov XVIII Sulsel 2026 sendiri telah resmi dibuka di Stadion La Patau, Watampone, Kabupaten Bone, dihadiri oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan jajaran bupati/wali kota.
Manajer tim binaraga Bone, Sainal Abidin, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian timnya. “Alhamdulillah, atlet-atlet kita sudah berjuang luar biasa. Mereka tampil maksimal di setiap kelasnya dan berhasil mempersembahkan medali untuk Bone. Ini adalah hasil dari latihan yang disiplin dan semangat pantang menyerah,” ujar Sainal Abidin. Ia menambahkan bahwa pengalaman bertanding di ajang sebesar Porprov ini sangat berharga bagi para atletnya untuk terus berkembang.
Senada dengan Sainal Abidin, Ketua Binaraga Kabupaten Bone, Andi Muhamad Khaedir, juga menyatakan kebanggaannya. “Kami sangat bangga melihat perjuangan Darmawan, Rojer, dan Ajir. Mereka telah menunjukkan bahwa atlet binaraga Bone memiliki potensi yang besar. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Bone untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah,” tutur Andi Muhamad Khaedir.
Sementara itu, kemeriahan Porprov XVIII Sulsel 2026 telah terasa sejak pembukaan resminya di Stadion La Patau, Watampone, Kabupaten Bone. Acara akbar ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, beserta sejumlah kepala daerah lainnya. Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, turut hadir dalam upacara pembukaan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Sulsel ini. Beliau berpesan kepada kontingen Sinjai untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan meraih prestasi terbaik.
Tak ketinggalan, kontingen Bantaeng yang dipimpin oleh Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin turut memeriahkan defile pembukaan dengan membawa rombongan besar yang terdiri dari 750 orang. Kehadiran berbagai kontingen dari seluruh penjuru Sulawesi Selatan di Bone dan Wajo ini semakin menegaskan bahwa Porprov XVIII Sulsel 2026 adalah momentum penting untuk mempererat persaudaraan antar daerah melalui semangat olahraga.
Kerap Ditanyakan
T: Di cabang olahraga apa saja Kabupaten Bone meraih medali di Porprov XVIII Sulsel 2026?
J: Hingga saat ini, Kabupaten Bone telah meraih tiga medali dari cabang olahraga binaraga.
T: Siapa saja atlet binaraga Bone yang berhasil meraih medali?
J: Atlet yang berhasil meraih medali adalah Darmawan (perak, kelas 80 kg), Rojer (perak, kelas 55 kg), dan Ajir (perunggu, kelas 65 kg).
T: Di mana saja lokasi pelaksanaan Porprov XVIII Sulsel 2026?
J: Porprov XVIII Sulsel 2026 dilaksanakan di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























