Senin, 26 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2021

Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP

Teknologi rem ABS (Anti Lock Braking System)

by Warteknet
17/09/2021
in Arsip 2021, Otomotif
Reading Time: 3 mins read
A A
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Wartakita.id – Pengereman tanpa teknik yang tadinya untuk menghindari tubrukan atau terperosok, tanpa teknik yang benar malah pengereman malah akan menjadi sebab pengendara motor mengalami kecelakaan.

Teknologi rem ABS (Anti Lock Braking System) memang telah banyak terpasang di sepeda motor keluaran 5 tahun terakhir yang menggunakan, itu pun serinya berbeda, dan tentu saja berharga lebih mahal.

Anti lock Braking dengan mekanisme pengeremannya dapat menghindari penguncian roda ketika dilakukan penghentian laju secara mendadak. Ketika menarik tuas rem secara mendadak, sensor sistem akan mendeteksi roda yang terkunci. Membuat piston rem secara otomatis melepaskan tekanan ke titik normal. Namun, saat roda berputar tekanan piston akan dikeraskan kembali.

Biasanya, proses dari titik normal menuju pengerasan piston ini akan berlangsung dengan cepat.

Bagaimana dengan para pembalap motoGP yang bisa melakukan pengereman dengan sempurna dan aman bahkan dari kecepatan 340 km per jam? Di luar teknologi ABS khusus motor pacu, para pembalap MotoGP mesti punya teknik rahasia pengereman.

3 Cara Pengereman Pembalap MotoGP

Ada tiga cara untuk membuat motor MotoGP terkendali lajunya dari kecepatan 340 km per jam, yakni:

  1. Menggunakan rem depan,
  2. Rem belakang
  3. Dan engine brake

Engine brake adalah teknik pengereman yang bantu oleh putaran mesin. Engine brake membantu memperlambat perputaran roda belakang secara elektronik, dengan cara menurunkan gigi lebih rendah secara bertahap.

Namun, engine brake hanya menyumbang sekitar 20 persen saja untuk membantu pengereman motor dari kecepatan tinggi. Sisanya, didominasi rem depan dengan porsi 70 persen dan rem belakang yang hanya 10 persen saja.

Para pengguna motor di Indonesia sudah sering menemukan kampas rem belakang lebih cepat habis, artinya rem belakang punya porsi lebih tinggi.

Kenapa rem depan dominan porsinya untuk mencegah laju motor menjadi liar tak terkendali saat melakukan pengereman.

Dengan menggunakan rem depan, artinya kontrol motor 100 persen berada di kedua lengan pengemudi, dengan memastikan ban depan punya traksi lebih.

Kemudian, porsi 70 persen tersebut dibantu juga dengan engine brake yang selain membantu pengereman, juga menjaga kesetabilan motor, karena membuat traksi roda belakang tidak berkurang signifikan saat melakukan pengereman.

Sisanya 10 persen, adalah rem belakang. Supporting untuk menghentikan laju emang sedikit, tapi 10 persen ini punya peran penting untuk mengendalikan dan mengarahkan motor saat melakukan pengereman.

There’s more than one way to slowdown a #MotoGP bike ⛔️

Take a closer look at the different types of braking and the control the rider has ???? pic.twitter.com/O1XqLjd8O3

— MotoGP™???? (@MotoGP) April 21, 2018

Bayangkan kalau porsinya dibalik. Rem belakang lebih dominan, maka traksi akan berpusat di roda belakang dan traksi roda depan berkurang drastis. Efeknya? Motor bisa saja tidak bisa berbelok atau tidak bisa diarahkan, sebab kehilangan traksi di roda depan.

Selain minimnya traksi di roda depan, dengan ban belakang yang menjadi pusat pengereman, maka bersiap saja buntut motor bakal bergerak tidak terkendali. Sedikit saja setang berbelok, maka motor dipastikan bakal slip dan melintir.

Itulah, kendati laju motornya 300 km per jam, pembalap motoGP tidak hanya sekadar memperlambat laju motor, tapi juga tetap mampu mengendalikan motornya dengan aman dan tanpa kehilangan kecepatan untuk segera memacu motornya di lintasan balap.

BACA JUGA:

Tips Memilih Power Bank yang Aman dan Tahan Lama untuk Pengguna Gadget di Indonesia

Tips Membersihkan Smartphone dari Virus, Iklan dan Malware

Troubleshooting Teknologi 101: Tips dan Trik Menghadapi Masalah Digital Umum

Tips Praktis Mengatasi Android TV Lemot: Bikin Nonton Makin Lancar

Panduan Lengkap Fitur-Fitur Tersembunyi dan unik Google Messages

Tags: MOTOGPTeknik Pengereman MotoGPTipstips berkendara
Share7Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Motor Listrik Unggul dalam Banjir Jakarta: Perbandingan Mendalam dengan Motor Bensin

19/01/2026
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Bobibos: Inovasi BBM Setara RON 98 dari Jerami, Prospek Global dan Tantangan Produksi

Bobibos: Inovasi BBM Setara RON 98 dari Jerami, Prospek Global dan Tantangan Produksi

26/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

    Kronologi Lengkap: Korean Air KE81 Berhasil Mendarat Aman di JFK Setelah Deklarasi PAN-PAN Akibat Masalah Hidrolik

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Banjir Terjang Jalan Panjaitan Jakarta Akibat Hujan Deras, Lalu Lintas Lumpuh

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • PPPK Vs SPPG: Ketidakadilan Gaji Guru Honorer R4 Mengemuka, Rencana Pengangkatan Massal Menuai Sorotan

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Longsor dan Banjir Bandang Cisarua, Bandung Barat: Puluhan Rumah Tertimbun, Ratusan Warga Terdampak, Pencarian Korban Berlangsung

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Penyebab Cuaca Ekstrem di Jabodetabek: BMKG Ungkap Faktor Pemicu Hujan Lebat hingga Akhir Januari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Rangkuman Gempa Bumi 25 Januari 2026, BMKG Catat Aktivitas Seismik Signifikan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bocoran Konsep Seni Fable Reboot: Nostalgia Wilayah Klasik Terungkap!

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Dell SE2726D: Monitor 2K 144Hz yang Sempurna untuk Produktivitas dan Gaming Kelas Berat

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Identitas Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Pangkep Terungkap, Evakuasi Masih Berlangsung

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    430 shares
    Share 172 Tweet 108
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Teknik Rahasia Pengereman Kecepatan Tinggi Pembalap MotoGP - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.