Minggu, 8 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Gaming

Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya

by Warteknet
09/01/2026
in Gaming
Reading Time: 4 mins read
A A
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Jujur, deh. Siapa di sini yang dompetnya pernah ‘berteriak’ setelah kalap nge-pull karakter atau senjata impian di game favorit? *Raises hand slowly*. Gue ngaku, gue pernah ada di posisi itu. Perasaan antara deg-degan, penasaran, dan harapan dapet karakter SSR bintang lima itu… emang candu banget. Itulah dunia gacha, sebuah mekanisme game yang kelihatannya simpel—bayar untuk kesempatan dapet item acak—tapi di baliknya, ada desain psikologis yang luar biasa kompleks dan efektif.

Ini bukan sekadar untung-untungan kayak lotre. Developer game gacha itu pinter banget meramu berbagai bias kognitif dan pemicu emosional manusia buat bikin kita terus kembali… dan seringkali, terus merogoh kocek. Yuk, kita bedah bareng-bareng, ada sihir apa sih di balik sistem gacha yang bikin kita susah berhenti?

Mesin Slot di Genggaman Tangan

Pada dasarnya, gacha adalah mesin slot yang dibungkus dengan cerita epik dan karakter anime yang keren. Mekanisme intinya sama: variable ratio reinforcement schedule. Istilahnya ribet, tapi konsepnya sederhana: Lo dapet hadiah (reward) setelah melakukan aksi (pull) dalam jumlah yang tidak menentu. Kadang, lo dapet SSR di pull pertama. Kadang, lo harus gacha 80 kali baru dapet. Ketidakpastian inilah yang bikin otak kita nagih. Otak kita melepaskan dopamin—hormon rasa senang—bukan saat kita dapet hadiahnya, tapi saat kita mengantisipasi hadiah itu. Momen sebelum animasi pull-nya selesai, itulah puncak kenikmatannya.

Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - image 1

Ilusi “Hampir Dapat” dan Sunk Cost Fallacy

Pernah dapet karakter SR bintang empat, padahal yang lo incer SSR bintang lima? Atau dapet item bagus, tapi bukan yang rate-up? Ini namanya efek “hampir dapat” atau near-miss effect. Secara psikologis, rasa “hampir dapat” ini lebih memotivasi kita buat mencoba lagi daripada kalah telak. Otak kita berpikir, “Wah, dikit lagi, nih! Coba sekali lagi pasti dapet.”

Lalu, ada jebakan kedua: sunk cost fallacy. Ini terjadi pas lo udah keluarin banyak uang atau waktu. Misalnya, lo udah 70 kali pull dan belum dapet karakter incaran, padahal sistem pity-nya di 90 pull. Lo bakal mikir, “Nanggung banget, udah 70 kali, masa berhenti sekarang? Sayang banget sumber daya yang udah keluar.” Pikiran “sayang banget” inilah yang bikin kita terus menanamkan ‘investasi’ pada sesuatu yang seharusnya kita tinggalkan. Lo pasti suka ini juga: developer sering nambahin sistem pity (jaminan dapet item bagus setelah sekian kali pull) justru untuk memperkuat jebakan ini. Mereka seolah-olah baik, padahal itu cara biar lo terus jalan sampe garis pity.

Koleksi, Kelangkaan, dan Tekanan Sosial

Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - image 2

Manusia itu secara alami adalah kolektor. Game gacha mengeksploitasi dorongan ini dengan sempurna. Mereka menciptakan ratusan karakter dengan desain, cerita, dan skill yang unik. Ada rasa puas yang luar biasa saat kita berhasil melengkapi satu set karakter atau punya karakter yang super langka. Kelangkaan (scarcity) ini didesain dengan sengaja. Karakter atau skin limited-time menciptakan rasa FOMO (Fear of Missing Out). “Kalo nggak dapet sekarang, nggak bakal bisa dapet lagi selamanya!” Pikiran ini adalah pendorong belanja yang sangat kuat.

Ditambah lagi, ada faktor sosial. Temen lo di Discord pamer dapet karakter baru. YouTuber favorit lo bikin video “1000 PULLS FOR [NAMA KARAKTER]”. Secara nggak sadar, ini semua menciptakan tekanan buat kita biar nggak ketinggalan. Kita pengen punya apa yang orang lain punya, apalagi kalau itu bisa bikin progres game kita lebih gampang.

Apakah Gacha Itu Jahat?

Ini pertanyaan sulit. Di satu sisi, game gacha (kebanyakan) free-to-play. Lo bisa nikmatin ceritanya tanpa bayar sepeser pun. Gacha adalah model bisnis yang bikin game-game berkualitas tinggi ini bisa tetap hidup dan dapet update rutin. Tapi di sisi lain, mekanismenya punya potensi besar untuk jadi eksploitatif, terutama bagi mereka yang rentan terhadap adiksi judi.

Sebagai pemain, kuncinya adalah kesadaran diri. Pahami cara kerjanya, kenali pemicu psikologisnya. Tentukan budget yang jelas sebelum mulai sesi gacha dan berhenti saat budget itu tercapai, menang atau kalah. Ingat, ini cuma game. Karakter SSR memang keren, tapi kesehatan mental dan finansial lo jauh lebih penting.

 


Artikel dari: repiw.com untuk pembaca wartakita.id

BACA JUGA:

Nintendo: Dari Konsol Legendaris Menuju Kerajaan Hiburan Global – Evolusi Strategis Switch Hingga Ekspansi Bisnis

Bunglon Berbicara dari Mario Wonder Kini Jadi Koleksi Interaktif: Ini Cara Dapetinnya!

Bocoran Konsep Seni Fable Reboot: Nostalgia Wilayah Klasik Terungkap!

Sonic Racing: CrossWorlds Switch 2 Fisik Rilis 26 Maret 2026: Semua yang Perlu Kamu Tahu!

Alienware Area-51 2026: AMD Ryzen 7 9850X3D Ledakkan Batas Kinerja Dingin dan Bertenaga

Tags: Gaming & eSportspillar
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Alienware Area-51 2026: AMD Ryzen 7 9850X3D Ledakkan Batas Kinerja Dingin dan Bertenaga

18/01/2026
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Mac Nggak Bisa Gaming? Halah, Coba Aja 20 Game Epic Ini, Langsung Auto-GG!

05/01/2026
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

PC Gaming vs. Laptop Gaming: Mana yang Paling “Worth It”?

02/01/2026
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Panduan Memilih Headset Gaming 2025: Suara Surround, Mikrofon, dan Konektivitas

31/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Ini Dia Deretan Game Indie TERKECE yang Wajib Kamu Pantau Sampai 2026!

31/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Cloud Gaming: Masa Depan Gaming Tanpa Konsol atau PC Mahal

28/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Main Game Tanpa Beli Konsol: Era Baru Dimulai

15/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Dari Nol Hingga Jadi Master Race

17/11/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    470 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Epstein Files: Runtuhnya Tembok Kebal Hukum dan Ilusi Keilahian di Atas ‘Bedeng’ Peradaban

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Anomali Nikel Indonesia: Impor Bijih Filipina Membanjir, Produksi Dalam Negeri Terancam?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat Terasa hingga Yogyakarta dan Malang – BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Asap Kuning di Cilegon: Kebocoran Asam Nitrat di PT Vopak Merak Picu Kepanikan Warga, Walikota Turun Tangan

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Investasi Rp110 Triliun untuk 6 Proyek Hilirisasi: Mendorong Ekonomi Nasional dan Menciptakan 3.000 Lapangan Kerja

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bareskrim Polri Ungkap ‘Goreng Saham’ Rp467 Miliar, Tiga Tersangka Ditetapkan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.