Tim gabungan berhasil menemukan jenazah Yanto (35), seorang nelayan yang hilang di Perairan Pantai Indah Bosowa, Makassar. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Nelayan Yanto Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Pantai Indah Bosowa
Peristiwa tragis ini berawal dari hilangnya Yanto saat menjalankan aktivitasnya sebagai nelayan, yaitu memasang jaring di perairan Pantai Indah Bosowa. Laporan kehilangan yang diterima dari pihak keluarga memicu respons cepat dari tim gabungan.
Kronologi dan Identifikasi Korban
Korban dilaporkan hilang saat sedang beraktivitas di laut. Identitas Yanto (35 tahun) terkonfirmasi setelah kakaknya, Laha (48 tahun), melaporkan kejadian tersebut. Berdasarkan informasi awal, penyebab tenggelamnya Yanto diduga kuat adalah dampak dari kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan gelombang laut tinggi dan membahayakan pelayaran.
Operasi Pencarian dan Penyelamatan yang Menantang
Upaya pencarian dan penyelamatan (SAR) segera dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta unsur TNI-Polri. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Makassar, HM Fadli Tahar, melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Makassar.
Proses pencarian dihadapkan pada tantangan signifikan berupa ombak yang tinggi dan angin kencang. Namun, sinergi dan koordinasi antarinstansi serta partisipasi masyarakat setempat membuahkan hasil. Jenazah Yanto berhasil ditemukan pada hari Senin sekitar pukul 11.50 WITA oleh tim gabungan dan warga.
Evakuasi, Penyerahan Jenazah, dan Imbauan Keselamatan
Setelah ditemukan, jenazah Yanto segera dievakuasi ke daratan di Pantai Indah Bosowa. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk diproses lebih lanjut dan dimakamkan. BPBD Kota Makassar menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini.
Menyikapi kejadian ini, BPBD Kota Makassar mengimbau seluruh masyarakat, terutama para nelayan, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Keselamatan saat melaut harus menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian kondisi alam.























