Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen serius dalam peningkatan infrastruktur kota. Salah satu prioritas utama adalah pembangunan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Tamangapa, yang mendapat kucuran dana signifikan sebesar Rp10,6 miliar.
- Alokasi Rp10,6 miliar untuk pembangunan jalan akses TPA Antang Tamangapa di Manggala.
- Tujuan utama pembangunan adalah mengatasi antrean panjang truk sampah dan kemacetan lalu lintas.
- Program ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur Kota Makassar.
- Selain akses TPA, anggaran Rp12,6 miliar dialokasikan untuk penataan pedestrian.
- Pada 2025, 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal dan satu ruas melalui belanja hibah.
Prioritas Pembangunan Infrastruktur Makassar: Akses TPA dan Penataan Pedestrian
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar gencar merancang program strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur. Dari sekian banyak inisiatif, pembangunan jalan akses menuju TPA Antang Tamangapa menjadi salah satu yang paling krusial dan mendapat perhatian serius, terbukti dengan alokasi dana yang besar.
Mengapa Jalan Akses TPA Menjadi Prioritas Utama?
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menekankan betapa vitalnya pembangunan jalan akses TPA Antang Tamangapa yang berlokasi di Manggala. Proyek ini dirancang secara spesifik untuk menjawab persoalan kronis berupa antrean panjang truk sampah. Fenomena ini kerap kali memicu kemacetan lalu lintas yang parah, mengganggu aktivitas warga dan kelancaran transportasi di area tersebut.
“Untuk tahun 2026 ini kita anggarkan Rp10,6 miliar untuk membangun jalan dan mengatasi antrean panjang agar tidak memicu kemacetan lalu lintas,” ujar Zuhaelsi, menggarisbawahi urgensi dan besaran komitmen finansial yang disiapkan.
Beliau menambahkan bahwa pembangunan dan pemerataan sarana infrastruktur memang menjadi salah satu pilar utama dalam visi pemerintahannya. Antrean panjang truk sampah di jalan masuk TPA Antang bukan hanya masalah operasional pengangkutan sampah, melainkan juga sebuah gangguan langsung terhadap mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, perluasan akses melalui pembangunan jalan ini menjadi sebuah keharusan yang harus segera direalisasikan.
Program Infrastruktur Lainnya yang Mendukung Kota Nyaman
Selain fokus pada akses TPA, Dinas PU Kota Makassar juga memastikan keberlanjutan program-program infrastruktur lainnya yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga. Salah satu program penting yang turut mendapat alokasi anggaran adalah penataan pedestrian di dua ruas jalan utama. Dengan total anggaran mencapai Rp12,6 miliar, program ini bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan estetis bagi para pejalan kaki.
Realisasi Penanganan Infrastruktur Jalan di Tahun 2025: Bukti Kinerja Nyata
Sebagai gambaran konkret dari upaya perbaikan infrastruktur jalan, Zuhaelsi Zubir juga melaporkan capaian yang telah direalisasikan pada Tahun Anggaran 2025. Sebanyak 105 ruas jalan yang permukaannya aspal telah berhasil ditangani melalui mekanisme belanja modal. Selain itu, satu ruas jalan lainnya juga telah diperbaiki melalui skema belanja hibah, menunjukkan diversifikasi pendekatan dalam penanganan infrastruktur.
“Sejak awal masa kepemimpinan Bapak Wali Kota, tahun 2025 sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas melalui belanja hibah,” pungkasnya, mengakhiri penjelasannya dengan data yang jelas dan terukur.
Keseluruhan program ini mencerminkan dedikasi Pemerintah Kota Makassar untuk terus berinovasi dan memperbaiki infrastruktur kotanya. Tujuannya jelas: untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran aktivitas seluruh lapisan masyarakat.
Kontributor: M.Rahmat
Penyunting: H. Gunadi























