Wartakita.id, Makassar — Forum Relawan Advokasi Makassar (FERADMI) pada Kamis, 22 Oktober 2026, menggelar kegiatan penyerahan apresiasi dan piagam penghargaan kepada 17 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas perubahan perilaku positif dan kemandirian yang telah ditunjukkan oleh para warga binaan selama menjalani masa pidana, sekaligus sebagai suntikan semangat moral bagi mereka yang sebentar lagi akan kembali berbaur dengan masyarakat. Tak lupa, dedikasi para petugas lapas yang tak kenal lelah membimbing juga turut diapresiasi dalam momen penuh makna tersebut.
Menghargai Perubahan, Membuka Jalan Reintegrasi
Kegiatan yang berlangsung di Lapas Makassar ini menjadi bukti nyata kepedulian FERADMI terhadap proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial para narapidana. Sebanyak 17 warga binaan menerima penghargaan atas usaha keras mereka dalam mengikuti berbagai program pembinaan yang telah disediakan. Perubahan perilaku, mulai dari kedisiplinan, peningkatan keterampilan, hingga kesadaran diri, menjadi tolok ukur utama pemberian apresiasi ini. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pengakuan formal atas kerja keras dan transformasi diri yang telah mereka lalui di balik tembok lapas.
Lebih dari sekadar memberikan piagam, FERADMI berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi kuat bagi para warga binaan untuk terus mempertahankan perubahan positif tersebut setelah bebas nanti. Dukungan moral semacam ini sangat krusial, mengingat tantangan reintegrasi sosial kerap kali tidak mudah. Dengan adanya pengakuan ini, diharapkan mereka merasa lebih dihargai dan memiliki bekal mental yang lebih kuat untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat.
Dedikasi Petugas Lapas, Pilar Penting Pembinaan
Tak hanya warga binaan, para petugas Lapas Makassar pun turut mendapatkan apresiasi dari FERADMI. Penghargaan ini disematkan sebagai bentuk terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan profesionalisme mereka dalam menjalankan tugas pembinaan sehari-hari. Para petugas inilah yang menjadi garda terdepan dalam mendampingi, membimbing, dan mengarahkan para warga binaan untuk menemukan kembali jati diri dan potensi mereka.
Peran petugas lapas dalam membentuk karakter dan memberikan bekal keterampilan bagi narapidana sangatlah vital. Mereka tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga berperan sebagai fasilitator perubahan. Apresiasi ini diharapkan dapat semakin memotivasi para petugas untuk terus memberikan yang terbaik, menciptakan lingkungan lapas yang kondusif untuk pembinaan, dan pada akhirnya berkontribusi pada penurunan angka residivisme di masa depan.
Peran Sinergis untuk Masyarakat yang Lebih Baik
Kegiatan seperti ini menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil seperti FERADMI, dan jajaran petugas pemasyarakatan. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan program pembinaan dan reintegrasi sosial. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, proses pembinaan di lapas dapat berjalan lebih efektif, menghasilkan individu-individu yang siap kembali berkontribusi positif bagi masyarakat.
FERADMI, melalui Forum Relawan Advokasi Makassar, secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya perbaikan sistem pemasyarakatan dan pemberdayaan warga binaan. Keterlibatan mereka dalam memberikan apresiasi ini adalah salah satu bentuk nyata dari advokasi yang mereka lakukan, yaitu memastikan bahwa setiap individu, terlepas dari masa lalunya, memiliki kesempatan untuk berubah dan diterima kembali oleh masyarakat. Harapannya, semangat ini dapat menular ke lebih banyak pihak.
Intinya
- FERADMI memberikan apresiasi kepada 17 warga binaan Lapas Makassar dan para petugasnya pada 22 Oktober 2026 atas perubahan perilaku positif dan dedikasi dalam program pembinaan.
- Penghargaan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan pengakuan atas usaha warga binaan dalam bertransformasi, serta memotivasi mereka untuk reintegrasi sosial yang sukses.
- Dedikasi para petugas lapas juga diapresiasi sebagai pilar penting dalam keberhasilan program pembinaan dan pembentukan karakter narapidana.
Kerap Ditanyakan
T: Apa tujuan utama FERADMI memberikan apresiasi kepada warga binaan Lapas Makassar?
J: Tujuan utamanya adalah untuk memberikan penghargaan atas perubahan perilaku dan kemandirian yang ditunjukkan oleh warga binaan selama menjalani program pembinaan, serta sebagai bentuk dukungan moral bagi mereka yang akan kembali ke masyarakat.
T: Mengapa dedikasi petugas lapas juga diapresiasi dalam kegiatan ini?
J: Dedikasi para petugas lapas diapresiasi karena mereka adalah pihak yang berperan langsung dalam membimbing, mendampingi, dan memfasilitasi perubahan positif pada warga binaan, sehingga kontribusi mereka sangat krusial dalam proses pembinaan.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























