Jumat, 9 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

BMKG: ‘Petaka’ di RI Kian Nyata

Ada potensi risiko Indonesia mengalami gangguan ketahanan pangan.

by Redaktur
21/11/2023
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 2 mins read
A A
kemarau-panjang-wartakita-id

Tanah retak karena kekeringan (Foto: AB/wartakita)

BACA JUGA:

Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini: Suhu Mencapai 32°C, Perhatikan Antisipasi Panas

Waspadai Awan Cumulonimbus, Asap, dan Gelombang Tinggi di Cuaca Besok, 9 Oktober 2026

Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Leonardo DiCaprio Angkat Bicara: Karhutla Indonesia Ancaman Nyata bagi Satwa Liar dan Iklim

Gempa M4,6 Guncang Laut Selatan Malang, Getaran Meluas hingga Lumajang dan Jember

Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan adanya potensi risiko Indonesia mengalami gangguan ketahanan pangan.

Kerentanan ketahanan pangan di Indonesia akan terjadi karena kekurangan air yang dipicu kenaikan suhu permukaan Bumi. Ini ia sampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu.

“Terjadi kenaikan suhu hingga 2023 sebesar kurang lebih sebesar 1,2 derajat Celcius dibandingkan di masa sebelum revolusi industri, dan 8 tahun terakhir ini tercatat merupakan rekor terpanas sepanjang sejarah,” kata Dwikorita, dikutip Minggu (19/11/2023).

Suhu permukaan Bumi memang terus mengalami kenaikan, termasuk sepanjang tahun ini yang terus memecahkan rekor.

Juli 2023 menjadi bulan Juli terpanas dibandingkan 10 tahun sebelumnya.

Kenaikan suhu secara global memang sudah terjadi sejak tahun 1850-an. Penyebabnya adalah karena pertumbuhan industri yang terus berkembang. Tren ini terus naik hingga tahun 2023.

Di Indonesia sendiri, menurut Dwikorita, belum mengalami kenaikan suhu yang terlalu besar, karena luas laut jauh lebih besar dari daratannya, “sehingga berperan sebagai pendingin,” ungkap dia.

Suhu Bumi yang meningkat itu menyebabkan global water hotspot atau kekeringan. Kejadian ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

“Akibat kekurangan air ini, diproyeksikan oleh organisasi meteorologi dunia, termasuk di Indonesia warnanya orange, terjadi kondisi kerentanan cukup tinggi terhadap ketahanan pangan,” jelasnya.

BMKG: ‘Petaka’ di RI Kian Nyata - image 1

Sekitar 2050, dia menjelaskan indikator ketahanan pangan di sebagian besar dunia akan berwarna orange bahkan hitam.

Indonesia akan masuk dalam kategori menengah atau orange. “Dan kita akan kesulitan impor karena negara-negara penghasil pangan pun malah mengalami kekeringan lebih parah,” ujarnya.

Dwikorita juga memaparkan hasil pantauan BMKG terhadap penyebab perubahan iklim. Ditandai dengan lonjakan suhu Bumi terjadi karena konsentrasi Co2 di GAW Kototabang melonjak dari sekitar 370 ppm menjadi 415 ppm.

Padahal wilayah tersebut berada di tengah hutan dan tanpa polusi. Dengan catatan tersebut diperkirakan Co2 di wilayah perkotaan juga ikut melonjak dan mengakibatkan adanya selubung gas rumah kaca di atmosfer.

Selubung itu menyebabkan radiasi Matahari terhambat kembali ke angkasa. Pada akhirnya akan ada dampak di Bumi termasuk Indonesia, misalnya es puncak Jayawijaya yang diperkirakan punah tahun 2025 dan cuaca ekstrem terus sering terjadi.

“Untuk itu BMKG melakukan pelatihan adaptasi perubahan iklim, meningkatkan literasi iklim untuk masyarakat, serta memperluas penerapan transformasi energi dari energi fosil ke nonfosil,” tutup Dwikorita.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bmkgBumipemanasan globalperubahan iklimsuhu panaswartakita
Share16Tweet10Send

ARTIKEL TERKAIT

Pemandangan jurnalistik profesional di Cirebon, dengan langit biru cerah berawan putih sedikit, matahari bersinar terang, dan indikator suhu di dashboard mobil menunjukkan 32°C. Gambar menangkap jalan

Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini: Suhu Mencapai 32°C, Perhatikan Antisipasi Panas

09/10/2026
A professional foto jurnalistik menunjukkan langit dramatis dengan awan cumulonimbus yang membentuk, asap tebal di udara, dan awan tinggi atau gelombang udara yang terlihat. Pemandangan ini disetel pa

Waspadai Awan Cumulonimbus, Asap, dan Gelombang Tinggi di Cuaca Besok, 9 Oktober 2026

09/10/2026
Dapur rumah tangga yang rapi dengan berbagai produk dan wadah zero-waste yang rapih disusun. Terlihat filter kopi yang bisa digunakan berkali-kali, tas kain, dan botol kaca. Di latar belakang, dapur y

Panduan Praktis Memulai Gaya Hidup Zero Waste dari Dapur Rumah Tangga

08/10/2026
Seorang meteorologis BMKG sedang memberikan presentasi tentang peringatan dini cuaca di sebuah konferensi pers. Peta di depannya menunjukkan wilayah-wilayah yang terdampak dengan tanda-tanda berbeda,

Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

08/10/2026
BMKG: ‘Petaka’ di RI Kian Nyata - Featured

Leonardo DiCaprio Angkat Bicara: Karhutla Indonesia Ancaman Nyata bagi Satwa Liar dan Iklim

05/10/2026
BMKG: ‘Petaka’ di RI Kian Nyata - Featured

Gempa M4,6 Guncang Laut Selatan Malang, Getaran Meluas hingga Lumajang dan Jember

05/10/2026
Children from a local community in Makassar planting trees, symbolizing the integration of eco-parenting with local culture and traditions.

Eco-Parenting Berbasis Lokal: Solusi Berkelanjutan Hadapi Perubahan Iklim

04/10/2026
BMKG: ‘Petaka’ di RI Kian Nyata - Featured

Mikroplastik Ancam Perairan Sulawesi Selatan: Dampak Lingkungan dan Solusi Terpadu

02/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    496 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • CEO Nvidia Ditangkap di China dalam Kasus Penyelundupan Chip Canggih

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hakim MK Bertanya soal Ijazah Gibran, Fokus Transparansi Data Pendidikan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.