Minggu, 8 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Politik

Anggota DPR Kritik Rencana Penyaluran Gaji ASN via Kopdes, Tak Efisien dan Berpotensi Menambah Beban

by MA. Untung
17/10/2026
in Politik
Reading Time: 4 mins read
A A
MA. Untung, an MP, is standing in a parliamentary chamber, gesturing towards a map on a screen, expressing concern about the proposed Kopdes for salary distribution. The background shows other legisla

Wartakita.id, Jakarta — Sabtu, 17 Oktober 2026, rencana penyaluran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Koperasi Pegawai Daerah (Kopdes) menuai kritik tajam dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Anggota DPR RI, khususnya Deddy Sitorus dari Fraksi PDI Perjuangan, menilai kebijakan tersebut tidak efisien dan berpotensi menimbulkan beban baru bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Potensi Kerumitan Administrasi dan Beban Tambahan

Anggota DPR RI, Deddy Sitorus, secara tegas menyampaikan pandangannya bahwa rencana penyaluran gaji ASN melalui Kopdes akan menimbulkan kerumitan administrasi yang tidak perlu. Sistem yang ada saat ini, yang umumnya melibatkan transfer langsung ke rekening bank masing-masing ASN, dinilai sudah berjalan efisien dan memberikan kepastian. Pengalihan melalui Kopdes dikhawatirkan akan menambah lapisan birokrasi, yang berpotensi memperlambat proses pencairan gaji dan menyulitkan ASN dalam mengelola keuangan pribadi mereka.

Lebih lanjut, Deddy Sitorus menyoroti potensi beban tambahan yang akan ditanggung oleh ASN. Implementasi penyaluran gaji melalui Kopdes dapat membuka celah bagi praktik pungutan liar atau biaya administrasi tambahan yang tidak semestinya. Hal ini tentu akan mengurangi nilai riil dari gaji yang diterima ASN, yang seharusnya menjadi hak mereka secara penuh dan tepat waktu. Penting untuk diingat bahwa ASN merupakan tulang punggung pelayanan publik, sehingga kesejahteraan dan kemudahan mereka dalam menerima hak finansial harus menjadi prioritas utama.

Menjaga Kepastian dan Menghindari Celah Pungli

Kritik yang dilontarkan oleh Deddy Sitorus berakar pada prinsip efisiensi dan perlindungan terhadap hak-hak ASN. Ia berpendapat bahwa sistem penyaluran gaji yang sudah mapan saat ini seharusnya dipertahankan dan tidak perlu diubah menjadi lebih rumit. Perubahan kebijakan yang mendasar seperti ini harus memiliki justifikasi yang kuat terkait manfaatnya bagi negara dan para pegawainya, bukan justru menimbulkan persoalan baru.

Fokus utama kekhawatiran adalah potensi munculnya pungutan liar. Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang baik, pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) harus selalu menjadi prioritas. Rencana penyaluran gaji melalui perantara seperti Kopdes, jika tidak diatur dengan sangat ketat, berisiko disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Hal ini akan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah dan merugikan para ASN yang menjadi ujung tombak pelayanan.

Evaluasi Ulang Kebijakan yang Berpihak pada ASN

Penyaluran gaji merupakan aspek krusial dalam manajemen sumber daya manusia di sektor pemerintahan. Sistem yang efisien, transparan, dan akuntabel sangat dibutuhkan untuk memastikan para ASN dapat menerima hak mereka tanpa hambatan. Rencana penyaluran gaji melalui Kopdes, menurut pandangan kritis anggota DPR RI, belum menunjukkan keunggulan yang signifikan dibandingkan sistem yang ada, bahkan cenderung menimbulkan kekhawatiran akan inefisiensi dan potensi penyalahgunaan.

Oleh karena itu, diperlukan evaluasi yang mendalam dan komprehensif terhadap rencana tersebut. Pemerintah perlu mempertimbangkan kembali argumen-argumen yang disampaikan oleh para legislator dan mendengarkan aspirasi dari para ASN sendiri. Kebijakan publik, terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak, haruslah dirancang dengan cermat, mengedepankan prinsip kemaslahatan, dan menghindari potensi dampak negatif yang dapat membebani masyarakat, dalam hal ini para ASN.

Intinya

  • Anggota DPR RI, khususnya Deddy Sitorus, mengkritik rencana penyaluran gaji ASN melalui Kopdes karena dinilai tidak efisien dan berpotensi membebani ASN.
  • Kritik utama meliputi potensi kerumitan administrasi baru dan kekhawatiran akan munculnya pungutan liar yang merugikan ASN.
  • DPR RI menekankan pentingnya menjaga sistem penyaluran gaji yang sudah ada agar tetap efisien, memastikan kepastian penerimaan hak finansial ASN, dan menghindari celah penyalahgunaan.

Kerap Ditanyakan

T: Mengapa penyaluran gaji ASN melalui Kopdes dikhawatirkan tidak efisien?
J: Rencana ini dikhawatirkan menambah lapisan administrasi yang tidak perlu, berpotensi memperlambat proses pencairan gaji, dan menyulitkan ASN dalam pengelolaan keuangan pribadi mereka dibandingkan sistem transfer langsung yang sudah ada.

T: Apa potensi risiko lain dari penyaluran gaji melalui Kopdes?
J: Terdapat kekhawatiran bahwa rencana ini dapat membuka celah bagi praktik pungutan liar atau biaya administrasi tambahan yang tidak semestinya, yang pada akhirnya akan mengurangi nilai riil gaji yang diterima oleh ASN.

Kontributor: MA. Untung

Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Bahlil Bantah Isu Penyadapan, Ancam Somasi Penyebar Hoax

Waketum Golkar: Hak Menyatakan Pendapat DPR Paling Relevan untuk Gibran

Town Hall Meeting Kemenkumham Maluku Evaluasi Kinerja dan Layanan Publik

Ketum DPP KEPMI BONE Tekankan Regenerasi Kepemimpinan Sehat di Muskom STIM LPI Makassar

PDIP Respons Putusan MA Soal Suket SMA Gibran, Singgung Hak Angket DPR

Tags: Anggota DPRASNKopdesKritik DPRPNSPolitikRencana Gaji
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

"Foto jurnalistik menampilkan seorang pengacara berdiri sendirian di depan pintu kaca kompleks keadilan pusat Jakarta saat hujan turun deras pada sore hari yang dramatis. Cermin cahaya merah menyala d

Hasto: Penyadapan Ilegal Meningkat Pasca Putusan MK 90

07/11/2026
Foto dokumentasi resmi dengan segel merah di atas meja rapat bersama mikrofon.

DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Perampasan Aset, Target Pengesahan Dipercepat

05/11/2026
Palu sidang hakim yang mengkilap diletakkan di atas meja kayu pengadilan resmi bersama timbangan keadilan berwarna kuningan dan dokumen-dokumen bergambar segel merah dengan cahaya matahari sore menyin

Jokowi dijadwalkan akan Hadiri Sidang Roy Suryo sebagai Saksi

05/11/2026
Anggota DPR Kritik Rencana Penyaluran Gaji ASN via Kopdes, Tak Efisien dan Berpotensi Menambah Beban - Featured

Dugaan Penyadapan Presiden: Siapa di Baliknya Kepentingan Penyadapan?

05/11/2026
Anggota DPR Kritik Rencana Penyaluran Gaji ASN via Kopdes, Tak Efisien dan Berpotensi Menambah Beban - Featured

Dasco Bantah Isu Cawapres, Sebut Ada Pengalihan Isu Penyadapan

05/11/2026
Anggota DPR Kritik Rencana Penyaluran Gaji ASN via Kopdes, Tak Efisien dan Berpotensi Menambah Beban - Featured

Waketum Golkar: Hak Menyatakan Pendapat DPR Paling Relevan untuk Gibran

04/11/2026
Tabel konferensi kayu mahoni resmi dengan deretan mikrofon siaran radio-televisei di atasnya, tumpukan dokumen pemerintah bertanda merah segel, serta bendera Merah Putih kecil yang blur sebagai latar

Town Hall Meeting Kemenkumham Maluku Evaluasi Kinerja dan Layanan Publik

03/11/2026
Meja rapat kayu dengan dokumen resmi dan mikrofon tanpa menampilkan wajah atau bangunan.

Ketum DPP KEPMI BONE Tekankan Regenerasi Kepemimpinan Sehat di Muskom STIM LPI Makassar

02/11/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Smoothing dan Coloring Bersamaan-salwasalon-com

    Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3582 shares
    Share 1433 Tweet 896
  • Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Setoran Rutin di Kementerian ATR/BPN

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan dengan Singapura Atasi Laba Perusahaan ke Tax Haven

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Batu Bara Transit Singapura: Mengurai Menguapnya SDA Kita

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Presiden Prabowo dan Sejumlah Pejabat Diduga Disadap Sejak 2025

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Chandra Asri Petrochemical Merambah Bisnis Otomotif, Bukan Sekadar Petrokimia

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Serangan Siber Lumpuhkan Freezer Supermarket Eropa, Stok Makanan Ludes

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ragam Kuliner Tradisional Bugis Makassar: Dari Konro Hingga Pallubasa

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Cukai PT Djarum Sejak 2010

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.