Wartakita.id, Istanbul — Kekalahan mengejutkan harus diterima Liverpool di markas Fenerbahce, Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, pada Kamis (5/11/2026). Dalam lanjutan fase grup Liga Champions 2026/2027, The Reds takluk dengan skor 2-3 setelah sempat unggul dua kali. Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, tak bisa menutupi kekecewaannya, terutama menyoroti lini pertahanan timnya yang dinilainya bermain buruk.
Pertandingan yang seharusnya menjadi ajang Liverpool untuk mengukuhkan dominasi di Grup B justru berubah menjadi mimpi buruk. Anak asuh Andoni Iraola ini sempat memimpin di menit ke-25 berkat gol indah dari Trey Nyoni. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Fenerbahce berhasil menyamakan kedudukan empat menit berselang melalui sontekan Mason Greenwood.
Memasuki babak kedua, Liverpool kembali menunjukkan taringnya. Alexander Isak berhasil mengembalikan keunggulan bagi tim tamu pada menit ke-69. Sayangnya, pertahanan Liverpool kembali lengah. Archie Brown sukses mencuri gol penyeimbang pada menit ke-73, membuat skor kembali imbang. Pukulan telak datang di menit ke-79 ketika Vedat Muriqi berhasil mengkonversi umpan silang menjadi gol sundulan yang tak mampu diantisipasi Alisson Becker. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Fenerbahce dan mengakhiri rekor sempurna Liverpool di fase grup musim ini.
Intinya
- Liverpool kalah 2-3 dari Fenerbahce di Stadion Sukru Saracoglu pada Kamis, 5 November 2026, dalam laga Liga Champions 2026/2027.
- The Reds sempat unggul dua kali melalui gol Trey Nyoni (menit 25) dan Alexander Isak (menit 69), namun selalu bisa disamakan oleh Fenerbahce lewat Mason Greenwood (menit 29) dan Archie Brown (menit 73).
- Gol kemenangan Fenerbahce dicetak oleh Vedat Muriqi melalui sundulan pada menit ke-79.
- Kekalahan ini menghentikan rekor sempurna Liverpool di fase grup Liga Champions musim ini.
- Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, mengkritik buruknya performa lini pertahanan timnya yang kebobolan gol-gol yang dianggapnya ‘murah’.
Andoni Iraola, dalam konferensi pers pasca-pertandingan, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam. “Kami memimpin dua kali, tapi kami tidak bisa mempertahankan keunggulan. Ini adalah pertandingan yang kami seharusnya bisa memenangkannya,” ujar Iraola dengan nada prihatin. Ia secara spesifik menyoroti bagaimana timnya kebobolan gol-gol yang dinilainya terlalu mudah. “Gol-gol yang kami kebobolan hari ini adalah gol-gol yang seharusnya bisa kami hindari. Ada kesalahan individu dan kolektif di lini pertahanan kami. Kami harus segera belajar dari ini,” tambahnya.
Kekalahan ini memang menjadi pukulan telak bagi Liverpool. Mereka yang sebelumnya tampil perkasa dengan memenangi tiga laga awal, kini harus tertahan di puncak klasemen dengan sembilan poin. Sementara itu, Fenerbahce berhasil merangkak naik ke posisi kedua dengan lima poin, membuka peluang mereka untuk lolos dari fase grup. Pertandingan ini juga menjadi bukti bahwa Liga Champions selalu menyajikan kejutan, dan tim-tim seperti Fenerbahce selalu siap memberikan perlawanan sengit di kandang sendiri.
Kerap Ditanyakan
T: Siapa saja pencetak gol dalam pertandingan Fenerbahce vs Liverpool?
J: Gol Liverpool dicetak oleh Trey Nyoni (menit 25) dan Alexander Isak (menit 69). Gol Fenerbahce dicetak oleh Mason Greenwood (menit 29), Archie Brown (menit 73), dan Vedat Muriqi (menit 79).
T: Bagaimana dampak kekalahan ini bagi posisi Liverpool di klasemen grup?
J: Kekalahan ini menghentikan rekor sempurna Liverpool. Mereka tetap berada di puncak klasemen dengan sembilan poin, namun jarak dengan tim di bawahnya kini semakin menipis. Fenerbahce naik ke posisi kedua dengan lima poin.
T: Apa yang menjadi sorotan utama pelatih Liverpool, Andoni Iraola, pasca-pertandingan?
J: Andoni Iraola menyoroti buruknya performa lini pertahanan timnya yang kebobolan gol-gol yang dianggapnya ‘murah’ dan seharusnya bisa dihindari.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























