Senin, 9 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih

by Redaktur
29/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

JAKARTA, Wartakita.id – Bayangkan sejenak: tahun 2025. Langit lebih biru, udara lebih bersih, dan energi yang menggerakkan kehidupan kita tak lagi dibayangi asap hitam. Ini bukan sekadar mimpi, melainkan sebuah target ambisius yang kini berada di ambang kenyataan. Dunia, dipimpin oleh negara-negara G20, tengah bergerak menuju capaian monumental: 40% kebutuhan listrik global akan disuplai dari sumber energi terbarukan. Sebuah terobosan hijau yang tak hanya mengubah lanskap energi, tetapi juga harapan akan masa depan planet ini.

Perjalanan menuju 40% ini bukanlah kebetulan. Ini adalah hasil dari komitmen global yang tak tergoyahkan untuk melawan krisis iklim. Ancaman pemanasan global yang berpotensi melampaui batas kritis 1,5°C di atas tingkat pra-industri telah menyatukan para pemimpin dunia dalam satu visi. Dari lorong-lorong konferensi iklim hingga rapat kabinet, desakan untuk dekarbonisasi semakin kuat. Target 40% listrik bersih pada 2025 ini, jika tercapai, akan menjadi pilar utama dalam mengurangi emisi global hingga 20%, membuka jalan menuju janji net-zero yang akan dideklarasikan pada COP30 di Brazil.

Gelombang Hijau dari Asia hingga Eropa

Pusaran perubahan ini terasa paling kentara di dua benua kunci: Asia dan Eropa. Eropa, dengan kebijakan iklimnya yang agresif dan investasi besar dalam energi hijau, telah lama menjadi pelopor. Sementara itu, Asia, yang merupakan pusat populasi terbesar dan ekonomi dengan pertumbuhan tercepat, sekaligus penyumbang emisi terbesar, kini bangkit sebagai raksasa energi terbarukan. Negara-negara G20, yang mewakili 80% ekonomi dunia dan 75% emisi global, berada di garis depan transisi ini. Mereka adalah arsitek di balik kebijakan, pendorong investasi, dan juga konsumen utama energi bersih.

Kekuatan pendorong utama di balik gelombang hijau ini tak lain adalah energi surya (solar) dan angin. Dua teknologi ini telah mengalami kemajuan pesat dalam efisiensi dan penurunan biaya produksi, menjadikannya pilihan yang semakin kompetitif dibandingkan bahan bakar fosil. Subsidi pemerintah yang meningkat untuk pengembangan panel surya dan turbin angin, ditambah dengan inovasi teknologi yang berkelanjutan, telah mempercepat adopsi massal. Transformasi ini juga terlihat dari pergeseran paradigma perusahaan energi tradisional. Ambil contoh Adaro, yang dikenal sebagai salah satu raksasa batubara di Indonesia, kini mulai merambah investasi di sektor energi terbarukan. Ini adalah sinyal jelas bahwa masa depan energi ada pada dekarbonisasi, bahkan bagi pemain industri lama.

Investasi Triliunan Dolar dan Kontribusi Indonesia

Mewujudkan ambisi global ini tentu membutuhkan dana yang tak sedikit. Estimasi investasi global yang dialokasikan untuk transisi energi bersih mencapai angka fantastis, setara dengan puluhan ribu triliun Rupiah, atau lebih dari 600 miliar Dolar AS. Dana sebesar ini mengalir ke berbagai proyek, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berskala besar, ladang turbin angin di darat dan lepas pantai, hingga infrastruktur transmisi dan penyimpanan energi.

Indonesia, sebagai salah satu negara G20 dan pemain penting di Asia, tidak tinggal diam. Dengan potensi energi terbarukan yang melimpah, Indonesia berkomitmen untuk menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 5 Gigawatt (GW). Angka ini adalah bagian dari upaya lebih besar untuk mencapai bauran energi terbarukan yang lebih tinggi dalam sistem kelistrikan nasional. Proyek-proyek PLTS terapung di waduk-waduk besar, PLTS atap, hingga PLTS skala utilitas akan menjadi wajah baru energi Indonesia.

Inspirasi dari Akar Rumput: Desa Off-Grid Bali

Namun, transisi energi ini bukan hanya tentang proyek-proyek raksasa dan investasi triliunan. Kisah inspiratif juga datang dari tingkat akar rumput. Di beberapa pelosok Bali, misalnya, sejumlah desa telah berhasil mengembangkan sistem kelistrikan mandiri atau off-grid yang sepenuhnya ditenagai oleh energi surya. Desa-desa ini tidak lagi bergantung pada jaringan listrik nasional, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan keandalan pasokan listrik mereka. Keberhasilan desa-desa ini membuktikan bahwa solusi energi bersih dapat diimplementasikan secara efektif, tidak hanya di tingkat makro, tetapi juga di tingkat komunitas, memberdayakan masyarakat, dan memberikan contoh nyata kemandirian energi.

Tahun 2025 bukan sekadar angka di kalender. Ini adalah tenggat waktu yang menjadi saksi bisu upaya kolektif umat manusia untuk menyelamatkan planetnya. Dengan 40% listrik dunia berdenyut dari energi bersih, kita tidak hanya mengurangi emisi, tetapi juga membangun fondasi bagi ekonomi yang lebih hijau, inovasi yang tak terbatas, dan masa depan yang lebih terang bagi generasi mendatang. Tantangan masih ada, namun dengan komitmen dan kolaborasi, terobosan hijau ini akan menjadi babak baru dalam sejarah peradaban manusia.

BACA JUGA:

Makassar dan Yokohama Berkolaborasi Menuju Kota Nol Karbon: Fokus pada Transportasi dan Energi

Kaleidoskop 2025: Vaksin Malaria Rutin di 17 Negara Afrika Selamatkan Puluhan Ribu Anak dari Kematian

Kaleidoskop 2025: KTT APEC, PM Jepang Sanae Takaichi Geser Kursi untuk Prabowo, Memicu Investasi Rp100 Triliun

Kaleidoskop 2025: Samosir di Tengah Kekeringan Sumatera Utara 2025 yang Mengancam Pangan Nasional

Kaleidoskop 2025: Erupsi Gunung Ibu Guncang Maluku Utara

Tags: AdaroCOP30Energi Bersih 40%energi terbarukanG20Kaleidoskop 2025pemanasan globalPLTStransisi energi
Share10Tweet6Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat Terasa hingga Yogyakarta dan Malang – BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

06/02/2026
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

Identifikasi Korban Longsor Cisarua Terkendala, Polda Jabar Maksimalkan Metode Forensik

04/02/2026
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

Dinkes DKI Siagakan Faskes dan Tim Gawat Darurat Hadapi Risiko Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

04/02/2026
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

Banjir Subang: Ribuan Rumah Terendam, Pemkab Dirikan Dapur Umum dan Pantau Tanggul

31/01/2026
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem

30/01/2026
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

Update Longsor Bandung Barat: 34 Korban Teridentifikasi, Identitas 4 Jenazah Baru Dirilis

29/01/2026
paccerakkang banjir cr

Banjir Langganan Depan RSUD Bekasi: Akses Vital Terancam, Warga Resah Menanti Solusi Tuntas

29/01/2026
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jakarta: Hujan Sedang Mengintai 29-30 Januari 2026

29/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    499 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Epstein Files: Runtuhnya Tembok Kebal Hukum dan Ilusi Keilahian di Atas ‘Bedeng’ Peradaban

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Anomali Nikel Indonesia: Impor Bijih Filipina Membanjir, Produksi Dalam Negeri Terancam?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • IHSG Diperkirakan Lanjut Koreksi Awal Pekan, Simak Prediksi dan Saham Pilihan MNC Sekuritas 9 Februari 2026

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat Terasa hingga Yogyakarta dan Malang – BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Investasi Rp110 Triliun untuk 6 Proyek Hilirisasi: Mendorong Ekonomi Nasional dan Menciptakan 3.000 Lapangan Kerja

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bareskrim Polri Ungkap ‘Goreng Saham’ Rp467 Miliar, Tiga Tersangka Ditetapkan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Terobosan Hijau, Ketika 40% Listrik Dunia Berdenyut dari Energi Bersih - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.