Perkembangan situasi di Lebanon pasca-serangan Israel sejak Senin (2/3) terus memilukan. Otoritas setempat merilis data terbaru yang mengkonfirmasi peningkatan drastis jumlah korban jiwa dan warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
- Jumlah korban tewas akibat serangan Israel mencapai 294 jiwa.
- 1.023 orang dilaporkan mengalami luka-luka serius.
- Sekitar 454.000 warga Lebanon telah terdaftar sebagai pengungsi.
Lonjakan Korban Jiwa dan Luka-luka
Data yang dirilis pada Sabtu (7/3) oleh otoritas Lebanon mengungkapkan skala kehancuran akibat serangan Israel yang dilancarkan sejak awal pekan ini. Angka korban tewas dilaporkan telah menyentuh angka 294 jiwa. Selain itu, sebanyak 1.023 orang lainnya tercatat mengalami luka-luka, menunjukkan intensitas dan dampak destruktif dari serangan tersebut.
Dampak Humaniter yang Meluas
Menteri Sosial Lebanon, Haneen Sayed, pada hari yang sama menggarisbawahi kedalaman krisis kemanusiaan yang sedang dihadapi negaranya. Melalui platform bantuan pemerintah, tercatat setidaknya 454.000 orang telah terdaftar sebagai pengungsi. Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring berlanjutnya operasi militer Israel di berbagai wilayah Lebanon, memaksa ribuan keluarga untuk mencari tempat aman dan meninggalkan segala sesuatu yang mereka miliki.






















