Wartakita.id, MAKASSAR — PSSI secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, pada Kamis (5/11/2026) malam WIB. Keputusan ini diambil setelah kurang lebih dua tahun Mochizuki, yang akrab disapa Coach Mochi, memimpin skuad Garuda Pertiwi. Meski berpisah, PSSI tak lupa menyampaikan apresiasi mendalam atas berbagai kontribusi berharga yang telah diberikan pelatih asal Jepang tersebut bagi kemajuan sepak bola putri tanah air.
Pengumuman perpisahan ini disampaikan PSSI melalui akun Instagram resmi Timnas Indonesia, lengkap dengan video penghargaan yang menyoroti perjalanan dan pencapaian Coach Mochi bersama timnas putri. Langkah ini menunjukkan adanya penghargaan atas dedikasi dan kerja keras yang telah dicurahkan Mochizuki sejak ia mulai menjabat pada 20 Februari 2024.
Intinya
- PSSI mengumumkan perpisahan resmi dengan pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, pada Kamis, 5 November 2026 malam WIB.
- Apresiasi disampaikan atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen Mochizuki dalam mengembangkan sepak bola putri Indonesia.
- Di bawah kepemimpinannya, Timnas Putri Indonesia berhasil meraih dua gelar Piala AFF Women’s Cup pada edisi 2024 dan 2026.
- Timnas Putri U-17 juga sukses lolos ke Piala Asia Putri U-17 2027 berkat sentuhan kepelatihan Mochizuki.
- PSSI menyoroti kontribusi Mochizuki dalam membangun kepercayaan diri dan membuka kesempatan bagi pemain putri Indonesia di kancah internasional.
Selama masa kepelatihannya, Coach Mochi berhasil membawa Timnas Putri Indonesia menorehkan sejarah gemilang. Dua gelar Piala AFF Women’s Cup berhasil diraih, yakni pada edisi 2024 dan 2026. Gelar pertama pada tahun 2024 menjadi trofi internasional pertama bagi timnas putri Indonesia, diraih setelah mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1. Prestasi ini kemudian dilanjutkan dengan kemenangan telak 5-0 atas Laos di partai final Piala AFF Putri 2026 yang digelar di Kuala Lumpur.
Tak hanya tim senior, Mochizuki juga berperan penting dalam pengembangan tim usia muda. Di bawah arahannya, Timnas Putri U-17 berhasil mengamankan tiket ke Piala Asia Putri U-17 2027. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen PSSI dan Mochizuki dalam membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola putri Indonesia.
Vivin Cahyani Sungkono, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (6/11/2026), menyampaikan apresiasi yang tulus. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satoru Mochizuki atas dedikasi, kerja keras, dan komitmennya selama memimpin Timnas Putri Indonesia. Pengalaman, kepercayaan diri yang ia bangun, serta kesempatan yang ia buka bagi para pemain putri untuk berkembang di level internasional sangatlah berharga,” ujar Vivin.
PSSI menyadari bahwa kontribusi Mochizuki tidak hanya sebatas raihan gelar, tetapi juga dalam memberikan pengalaman berharga dan membangun mentalitas juara bagi para pemain. Kepergian Coach Mochi tentu meninggalkan catatan penting dalam perjalanan sepak bola putri Indonesia, namun warisan positif yang ia tinggalkan diharapkan dapat terus berlanjut dan membawa Garuda Pertiwi terbang lebih tinggi di masa depan.
Kerap Ditanyakan
T: Kapan PSSI mengumumkan perpisahan dengan Satoru Mochizuki?
J: PSSI secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Satoru Mochizuki pada Kamis, 5 November 2026 malam WIB.
T: Prestasi apa saja yang diraih Timnas Putri Indonesia di bawah kepelatihan Satoru Mochizuki?
J: Di bawah kepemimpinannya, Timnas Putri Indonesia berhasil meraih dua gelar Piala AFF Women’s Cup (2024 dan 2026) serta lolos ke Piala Asia Putri U-17 2027.
T: Siapa yang menyampaikan apresiasi dari PSSI atas kontribusi Mochizuki?
J: Apresiasi disampaikan oleh Vivin Cahyani Sungkono, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Kontributor: Budi S.
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























