Kamis, 22 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Prabowo: Korporasi adalah Biang Karhutla, Ini Terorisme Lingkungan

by RR. Nur
22/10/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 5 mins read
A A
The image shows the grand entrance of the Indonesian House of Representatives building in Jakarta, reflecting the importance of legislative action in addressing environmental issues. The lush green su

Wartakita.id, Jakarta — Presiden Prabowo pada Rabu, 21 Oktober 2026, melontarkan pernyataan tegas yang mengaitkan korporasi sebagai biang kerok utama terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan publik yang mengguncang, beliau mengklasifikasikan tindakan pembakaran lahan oleh korporasi sebagai bentuk “terorisme lingkungan,” sebuah istilah yang menunjukkan betapa seriusnya dampak kejahatan ini terhadap keberlangsungan hidup dan kelestarian alam.

Korporasi: Aktor Utama di Balik Karhutla

Pernyataan Presiden Prabowo ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah penegasan atas fakta yang kerap terabaikan dalam penanganan karhutla. Selama bertahun-tahun, Indonesia dihadapkan pada siklus tahunan kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian tak terhingga. Meskipun seringkali masyarakat kecil menjadi sasaran empuk penegakan hukum, akar masalah yang lebih besar, yaitu praktik pembukaan lahan oleh korporasi besar, kerap luput dari perhatian atau bahkan dilindungi. Penggunaan api sebagai metode pembukaan lahan, yang lazim dilakukan oleh segelintir korporasi demi efisiensi biaya, telah terbukti menjadi penyebab utama meluasnya api yang kemudian sulit dikendalikan.

Dampak dari praktik ini sangatlah luas dan merusak. Mulai dari kabut asap pekat yang menyelimuti berbagai wilayah, mengganggu aktivitas sehari-hari, hingga menyebabkan krisis kesehatan akut seperti infeksi saluran pernapasan. Kerugian ekonomi juga tidak sedikit, mencakup sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, serta biaya pemadaman kebakaran yang sangat besar. Lebih parah lagi, ekosistem hutan yang menjadi paru-paru dunia dan rumah bagi keanekaragaman hayati mengalami kerusakan parah yang membutuhkan waktu sangat lama untuk pulih, bahkan ada yang tidak dapat kembali seperti semula.

Terorisme Lingkungan: Ancaman Nyata bagi Kehidupan

Penggunaan istilah “terorisme lingkungan” oleh Presiden Prabowo memberikan dimensi baru pada pemahaman kita tentang karhutla. Istilah ini menyiratkan bahwa tindakan pembakaran lahan oleh korporasi bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan sebuah kejahatan terencana yang memiliki dampak destruktif setara dengan aksi terorisme. Terorisme, dalam definisinya, adalah penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk menciptakan ketakutan dan mencapai tujuan politik, agama, atau ideologi. Dalam konteks ini, korporasi yang membakar lahan demi keuntungan ekonomi telah menciptakan ketakutan dan ancaman nyata bagi jutaan jiwa, merusak lingkungan yang menjadi hak bersama, dan mengancam masa depan generasi mendatang.

Klasifikasi ini juga menekankan perlunya penindakan yang jauh lebih tegas dan komprehensif. Jika karhutla dianggap sebagai terorisme lingkungan, maka penanganannya tidak bisa hanya sebatas denda atau sanksi administratif ringan. Diperlukan upaya penegakan hukum yang setara dengan penanganan terorisme, termasuk investigasi mendalam, penindakan pidana yang berat, serta upaya pencegahan yang sistematis. Ini juga berarti bahwa pemerintah perlu meninjau ulang regulasi dan pengawasan terhadap aktivitas korporasi, memastikan bahwa izin yang diberikan tidak disalahgunakan untuk merusak lingkungan demi keuntungan sesaat.

Menuju Solusi: Penegakan Hukum dan Perubahan Paradigma

Pernyataan Presiden Prabowo ini diharapkan menjadi momentum untuk perubahan paradigma dalam penanganan karhutla. Fokus harus bergeser dari sekadar memadamkan api menjadi pencegahan akar masalah, yaitu praktik pembukaan lahan yang merusak. Penegakan hukum yang tegas terhadap korporasi pelaku karhutla menjadi kunci utama. Ini mencakup audit lingkungan yang ketat, transparansi kepemilikan lahan, serta sanksi pidana yang memberikan efek jera bagi para pelaku. Pemerintah perlu memastikan bahwa tidak ada lagi tebang pilih dalam penegakan hukum, dan korporasi besar sekalipun harus tunduk pada hukum dan peraturan lingkungan yang berlaku.

Selain penegakan hukum, diperlukan pula upaya edukasi dan kesadaran publik yang lebih masif. Masyarakat perlu memahami bahwa karhutla bukan hanya masalah pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Perubahan praktik pertanian dan perkebunan menuju metode yang lebih ramah lingkungan juga perlu didorong, baik melalui insentif maupun regulasi. Dengan demikian, Indonesia dapat keluar dari lingkaran setan karhutla dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, di mana pertumbuhan ekonomi tidak lagi harus dibayar dengan kerusakan lingkungan yang parah.

Intinya

  • Presiden Prabowo menyatakan bahwa korporasi adalah biang kerok utama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan menyebutnya sebagai “terorisme lingkungan.”
  • Istilah “terorisme lingkungan” menegaskan bahwa tindakan pembakaran lahan oleh korporasi merupakan kejahatan serius yang berdampak destruktif setara terorisme.
  • Pernyataan ini menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas, perubahan paradigma penanganan karhutla, dan upaya pencegahan akar masalah demi kelestarian lingkungan.

Kerap Ditanyakan

T: Mengapa Presiden Prabowo mengklasifikasikan karhutla oleh korporasi sebagai terorisme lingkungan?
J: Klasifikasi ini menunjukkan betapa seriusnya dampak destruktif dari tindakan pembakaran lahan oleh korporasi. Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan secara masif, tetapi juga mengancam kesehatan, ekonomi, dan keberlangsungan hidup jutaan orang, layaknya ancaman terorisme.

T: Apa implikasi dari pernyataan Presiden Prabowo ini terhadap penanganan karhutla ke depan?
J: Pernyataan ini diharapkan mendorong penegakan hukum yang lebih tegas terhadap korporasi pelaku karhutla, fokus pada pencegahan akar masalah, serta perubahan paradigma penanganan yang lebih komprehensif, tidak hanya sekadar pemadaman api.

Kontributor: RR. Nur

Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Hadapi MSCI

Kominfo Tegaskan Keamanan Siber Penting untuk Transformasi Digital

32 Perusahaan Disanksi, Penegakan Pidana Sasar 125 Subjek Hukum di Karhutla 2026

Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

Guru Diminta Bijak Gunakan Teknologi, Perkuat Etika Digital

Tags: IndonesiakarhutlaKebakaran Hutankorporasilingkungan hidupPrabowoTerorisme Lingkungan
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Sebuah pemandangan stasiun Transjakarta di Bandung pada hari Oktober yang panas. Stasiun ini berada di bawah atap besar dengan beberapa bangku untuk penumpang beristirahat. Matahari terik berada di la

Cuaca Panas Oktober Menguji Ketahanan Pelari di Bandung

21/10/2026
Lanskap pantai Morotai dan Loloda di Maluku Utara dengan ombak tinggi mencapai 4 meter, menabrak pantai. Latar belakang menampilkan garis pantai dengan tebing berbatu dan pantai batu, langit berawan t

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Morotai dan Loloda Maluku Utara

21/10/2026
Ratusan warga Kalimantan Timur menanam benih pohon di lahan terdampak karhutla, menunjukkan gotong royong dalam upaya pencegahan perkebunan sawit dan pelestarian lingkungan.

Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

21/10/2026
Prabowo: Korporasi adalah Biang Karhutla, Ini Terorisme Lingkungan - Featured

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut Hingga 26 Oktober

20/10/2026
BMKG's main building in Jakarta is shown with its modern, white exterior and prominent logo. The building is surrounded by greenery, and the sky is overcast with light clouds, suggesting potential rai

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Beberapa Wilayah Jawa Timur Hari Ini

20/10/2026
A modern weather station in a green landscape, surrounded by trees and a small river, with overcast skies indicating potential rain. The station has large windows and a canopy, and is located in a spa

BMKG: 6 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Hari Ini

20/10/2026
BMKG headquarters in Jakarta with a large digital screen displaying weather data. The building has sleek glass facades and a prominent signboard at the entrance. The background shows a clear sky with

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Aceh Besok, Perhatikan Wilayah Ini

19/10/2026
Lanskap hijau dan lembah di Purwokerto dan Brebes, Jawa Tengah, dengan hujan deras. Latar belakangnya adalah rumah tradisional Jawa dengan atap unik, berpadu dengan alam sekitar. Langit berawan tebal

Cuaca Jateng Hari Ini: Hujan di Purwokerto dan Brebes

19/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • A modern car dealership showroom displaying the latest Toyota Kijang Innova Zenix, with a smartphone being used to activate the vehicle's ignition, highlighting the car's advanced technology and user-

    Toyota Kijang Innova Zenix Dapat Dinyalakan dengan Smartphone, Fitur Baru Ini Meningkatkan Kenyamanan

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Ramalan Shio 19-25 Oktober 2026: Siapa yang Beruntung?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.