Wartakita.id, Lampung — Pemerintah Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas gabungan bernama Joint Task Force on Strengthening Business Responsibilities between Indonesia and Singapore (JTF) untuk menangani sejumlah persoalan lintas negara, termasuk praktik pengalihan laba perusahaan ke negara dengan tarif pajak rendah (tax haven) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pembentukan JTF ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir dan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan pada 27 Oktober 2026. Satuan tugas ini akan melibatkan kerja sama kedua negara dalam menangani tiga isu utama: karhutla, transfer pricing, dan misinvoicing. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menekankan pentingnya kerja sama ini untuk keadilan pemajakan dan persaingan pajak yang adil.
Intinya
- Pemerintah Indonesia dan Singapura membentuk satuan tugas gabungan (JTF) untuk menangani karhutla, transfer pricing, dan misinvoicing.
- Pembentukan JTF merupakan tindak lanjut pertemuan Menlu RI dan Singapura pada 27 Oktober 2026.
- Praktik pengalihan laba perusahaan RI ke negara dengan tarif pajak rendah melalui transfer pricing dan misinvoicing menjadi perhatian utama.
- Salah satu modus yang ditemukan adalah pendirian kantor pemasaran di Singapura untuk memanfaatkan insentif perpajakan.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa praktik pengalihan laba perusahaan yang beroperasi di Indonesia ke negara dengan tarif pajak lebih rendah masih ditemukan. Modus yang digunakan meliputi transfer pricing dan secondary adjustment, yang seringkali dilakukan melalui pengaturan dividen terselubung atau pembebanan biaya kepada entitas afiliasi di negara dengan rezim pajak rendah. Salah satu contoh yang diungkap adalah pendirian kantor pemasaran di Singapura oleh perusahaan wajib pajak dalam negeri, yang kemudian memanfaatkan insentif perpajakan di sana untuk mengalihkan sebagian laba. “Jadi as long as your marketing office in Singapore, yaudah 0. Maka, dilarikanlah laba ke sana, di kita dibebankan biaya seperti marketing expense, marketing fee, yang akhirnya akan menjadi merugi di sini,” ujar Bimo.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menambahkan bahwa JTF diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat pertukaran informasi dan membangun kepercayaan antara kedua negara. Penanganan karhutla menjadi prioritas utama, namun kerja sama ini juga dapat diperluas untuk menangani persoalan strategis lain guna memastikan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Pembahasan mengenai modalitas dan ruang lingkup kerja JTF telah dibahas dalam rapat lintas kementerian dan lembaga pada Selasa (3/11/2026), yang melibatkan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Lingkungan Hidup.
Kerap Ditanyakan
T: Apa nama satuan tugas gabungan yang dibentuk Indonesia dan Singapura?
J: Satuan tugas gabungan tersebut bernama Joint Task Force on Strengthening Business Responsibilities between Indonesia and Singapore (JTF).
T: Isu apa saja yang akan ditangani oleh JTF?
J: JTF akan menangani tiga isu utama, yaitu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), transfer pricing, dan misinvoicing.
Kontributor: Redaksi Wartakita
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























