Wartakita.id, Jakarta — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Minggu, 25 Oktober 2026, menggelar sebuah acara peringatan yang tidak hanya merangkai nostalgia sejarah, tetapi juga menatap jauh ke depan. Peringatan yang diselenggarakan ini secara khusus ditujukan untuk menyambut momen bersejarah 100 tahun Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada tahun 2028, sekaligus menyerukan pentingnya penguasaan teknologi bagi generasi muda Indonesia.
Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Digital
Sumpah Pemuda, yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928, merupakan salah satu tonggak paling krusial dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia. Ikrar para pemuda dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah ini berhasil menyatukan visi dan semangat untuk mewujudkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan: Indonesia. Kini, menjelang peringatan satu abadnya pada tahun 2028, semangat persatuan dan perjuangan tersebut ditafsirkan ulang oleh PDIP dalam konteks tantangan zaman modern. Partai berlambang banteng moncong putih ini melihat bahwa semangat Sumpah Pemuda harus relevan dengan kondisi kekinian, di mana penguasaan teknologi informasi dan digital menjadi salah satu kunci utama kemajuan dan daya saing bangsa.
Dalam acara yang digelar pada Minggu (25/10/2026) ini, PDIP secara eksplisit mengajak seluruh elemen pemuda untuk tidak hanya mengenang jasa para pahlawan pendahulu, tetapi juga aktif bertransformasi. Penguasaan teknologi, mulai dari literasi digital hingga kemampuan adaptasi terhadap perkembangan kecerdasan buatan dan inovasi digital lainnya, dianggap sebagai wujud nyata dari semangat perjuangan para pemuda di era milenial dan generasi Z. Ajakan ini merupakan respons strategis partai terhadap dinamika global yang semakin didominasi oleh teknologi, di mana negara yang mampu menguasai teknologi akan memegang kendali masa depan.
Teknologi sebagai Senjata Baru Generasi Muda
PDIP menegaskan bahwa penguasaan teknologi bukanlah sekadar tren sesaat, melainkan sebuah keharusan strategis bagi generasi muda Indonesia. Di era disrupsi digital yang serba cepat, kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara optimal akan menentukan sejauh mana pemuda Indonesia dapat berkontribusi pada pembangunan bangsa. Hal ini sejalan dengan amanat Sumpah Pemuda yang dulu mengikrarkan satu tumpah darah, satu bangsa, dan satu bahasa, kini semangat itu harus diterjemahkan menjadi penguasaan atas “medan perang” baru, yaitu ranah digital.
Partai ini berpandangan bahwa pemuda yang melek teknologi akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan, baik dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun dalam berpartisipasi aktif membangun masyarakat. Dengan menguasai teknologi, generasi muda dapat membuka akses informasi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru melalui inovasi digital, serta berperan dalam mengawal demokrasi dan pembangunan bangsa melalui platform digital yang semakin terbuka. Oleh karena itu, PDIP mendorong adanya ekosistem yang kondusif bagi pengembangan talenta digital pemuda Indonesia, mulai dari akses pendidikan yang merata hingga dukungan terhadap startup dan inovasi teknologi lokal.
Menyongsong Masa Depan Indonesia Emas 2045
Peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda ini juga dimaknai PDIP sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Visi besar bangsa ini, yang menempatkan Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing di kancah global, sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, terutama generasi mudanya. Penguasaan teknologi menjadi salah satu pilar penting untuk mencapai visi tersebut, karena tanpa kemampuan adaptasi dan inovasi teknologi, Indonesia berisiko tertinggal dari negara-negara lain.
Melalui ajakan untuk menguasai teknologi ini, PDIP berupaya menanamkan kesadaran bahwa perjuangan kemerdekaan tidak berhenti pada proklamasi, melainkan terus berlanjut dalam bentuk pembangunan dan penguatan kedaulatan bangsa di berbagai lini, termasuk kedaulatan digital. Dengan membekali generasi muda dengan keterampilan teknologi yang memadai, PDIP optimis bahwa Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan global dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan. Semangat Sumpah Pemuda harus terus membakar semangat juang pemuda untuk meraih kemajuan bangsa di era digital.
Intinya
- PDIP menggelar acara peringatan untuk menyambut 100 tahun Sumpah Pemuda pada Minggu, 25 Oktober 2026, yang akan jatuh pada tahun 2028.
- Acara tersebut secara khusus mengajak generasi muda Indonesia untuk menguasai teknologi sebagai bagian dari relevansi semangat Sumpah Pemuda di era modern.
- Penguasaan teknologi ditekankan sebagai kunci kemajuan bangsa, daya saing generasi muda, dan upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kerap Ditanyakan
T: Mengapa PDIP mengaitkan peringatan Sumpah Pemuda dengan penguasaan teknologi?
J: PDIP mengaitkan kedua hal tersebut untuk menunjukkan bahwa semangat perjuangan para pemuda di masa lalu harus relevan dengan tantangan zaman sekarang. Di era digital, penguasaan teknologi menjadi salah satu kunci utama kemajuan dan daya saing bangsa, sejalan dengan cita-cita Sumpah Pemuda untuk mewujudkan Indonesia yang kuat dan berdaulat.
T: Kapan tepatnya peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda akan diperingati?
J: Sumpah Pemuda diikrarkan pada 28 Oktober 1928, sehingga peringatan 100 tahunnya akan jatuh pada tanggal 28 Oktober 2028.
Kontributor: MA. Untung
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.























