Minggu, 18 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Cek Faktanya

Kaleidoskop Kriminalitas 2024: Antara Aksi Nekat, Kelakuan Oknum dan Upaya Penegakan Hukum

Tahun 2024 telah menjadi saksi berbagai peristiwa yang menggugah rasa aman dan keamanan warga

by Redaktur
31/12/2024
in Cek Faktanya, Hukum & Keadilan
Reading Time: 7 mins read
A A
Wartakita Kaleidoskop Hukum Kriminal 2024

Tahun 2024 telah menjadi saksi berbagai peristiwa yang menggugah rasa aman dan keamanan warga Kota Makassar. Berbagai kasus kriminalitas yang menonjol menguji kesigapan aparat penegak hukum dan partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban. Artikel ini akan menyoroti sejumlah kasus kriminalitas yang mencuri perhatian, upaya kepolisian dalam menanggulangi kejahatan, serta peran penting warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kasus-Kasus Kriminalitas Menonjol

Pencurian

Pada awal tahun 2024, Kota Makassar dihebohkan dengan beberapa kasus pencurian yang melibatkan kelompok terorganisir yang menargetkan pusat-pusat perbelanjaan dan pemukiman warga. Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah pemuda yang diikat di tiang listrik dan diamuk warga karena dituduh mencuri di sebuah pasar di Kecamatan Tamalate. Berkat respons cepat dari kepolisian, pemuda tersebut berhasil diamankan dan diperiksa lebih lanjut.

Perampokan

Sejumlah kasus perampokan bersenjata juga tercatat di berbagai kawasan Kota Makassar. Salah satu peristiwa yang menyita perhatian adalah perampokan bank yang terjadi pada bulan Maret, di mana pelaku berhasil melarikan diri dengan jumlah uang yang cukup besar. Kejadian ini menunjukkan bahwa tindak kejahatan di Makassar tidak lagi mengenal tempat, bahkan di tengah pusat-pusat ekonomi.

Kekerasan

Kasus kekerasan juga mewarnai tahun 2024, dengan beberapa insiden yang melibatkan kelompok remaja yang bentrok di jalanan. Perseteruan antar kelompok ini sering kali dipicu oleh hal sepele namun berujung pada aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mencatat ada 55 kasus kekerasan seksual sepanjang tahun 2024, dengan 33 korban anak-anak.

Upaya Penegakan Hukum

Kepolisian

Kepolisian Kota Makassar telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi kejahatan dan memastikan keamanan warga. Operasi gabungan rutin digelar untuk memberantas sindikat kriminal yang beroperasi di wilayah ini. Selain itu, peningkatan patroli di kawasan rawan kejahatan juga dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal. Kejaksaan Negeri Makassar juga aktif melakukan penyuluhan hukum dan penanganan perkara yang komprehensif.

Uang Palsu

Pada 19 Desember 2024, kepolisian telah menggerebek Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Di situ, ditemukan ratusan lembar uang palsu dan sejumlah alat-alat produksi. Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Yudhiawan Wibisono mengatakan alat-alat produksi dipimpin oleh Kepala Perpustakaan yang berinisial AI. “Sebelum diproduksi di salah satu ruangan di Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, pencetakan pencetakan uang palsu dilakukan di rumah ASS, yang diketahui sebagai seorang pengusaha ternama,” ucap Yudhiawan.

Polisi juga menyita sejumlah alat produksi berupa satu uni mesin cetak besar GM-247IIMP-25 offset printing machine,satu bungkus bubuk aluminium, satu kaleng tinta masing-masing warna putih, merah dipesan dari China. Kemudian ada kaleng tinta warna hitam, 13 tinta printer, timbangan digital dan sembilan lembar plat khusus, sembilan ponsel, satu sepeda motor dan dua mobil. Polda Sulawesi Selatan menetapkan sebanyak 17 orang sebagai tersangka pembuat sekaligus pengedar uang palsu.

Kasus Polisi dan Warga Sipil

1. Kematian Bocah 13 Tahun di Jembatan Kuranji, Padang. Afif Maulana, bocah berumur 13 tahun yang ditemukan tak bernyawa di bawah Jembatan Kuranji, Padang. Ia diduga tewas karena dianiaya anggota Samapta Bhayangkara yang bertugas melerai tawuran pada Ahad 9 Juni 2024. Kronologi dari polisi menyebutkan bahwa korban terlibat dalam konvoi yang kemudian sengaja menjatuhkan diri ke jembatan saat bertemu polisi.

“Teman korban berinisial A itu bercerita, jika pada malam kejadian korban berboncengan dengannya di Jembatan Aliran Batang Kuranji, “ ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Padang, Indira Suryani menduga, pada Kamis, 20 Juni 2024.

Kemudian, korban AM dan A yang sedang mengendarai motor dihampiri polisi yang sedang melakukan patroli. Tiba-tiba kendaraan korban ditendang oleh polisi dan AM terlempar ke pinggir jalan. Ketika itu, kata A kepada LBH Padang, jaraknya sekitar 2 meter dari AM. Lalu, A diamankan oleh polisi ke Polsek Kuranji. A sempat melihat korban AM dikerumuni oleh polisi, tapi kemudian mereka terpisah.

2. Polisi Tembak Siswa SMK di Semarang. Seorang siswa SMK inisial GRO usia 17 tahun, tewas usai didor polisi di bagian pinggul. Kejadiannya terjadi pada Ahad dini hari, 24 November 2024. Menurut pembelaan Polrestabes Semarang, personelnya, Aipda RZ, melepaskan timah panas kepada korban lantaran remaja tersebut melawan saat dilerai dari tawuran. Keterangan polisi berbeda dengan penuturan sejumlah saksi yang menyebut tidak ada tawuran di TKP. Pernyataan itu didukung rekaman CCTV di tempat tersebut. Dalam video yang beredar di media sosial tampak bagaimana Aipda RZ melepaskan tembakan kepada korban.

3. Brimob Tembak Mati Pencuri Kelapa Sawit. Personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung yang melakukan pengamanan di perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Bumi Permai Lestasi (BPL) dilaporkan menembak mati warga yang melakukan pencurian buah kelapa sawit. Korban diketahui bernama Beni warga Dusun Sungkai Desa Tugang Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat meninggal dunia di areal perkebunan sawit PT BPL, Ahad Sore, 24 November 2024 sekitar 16.00 WIB dan dimakamkan Senin Pagi, 25 November 2024.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Fauzan Sukmawansyah mengatakan peristiwa tersebut bermula saat satuan Brimob menindaklanjuti laporan pihak perusahaan yang melaporkan telah terjadi pencurian di wilayah perkebunan perusahaan. Personel Brimob dan staf asisten PT BPL kemudian mendatangi lokasi tersebut dan melihat ada lima orang pencuri sedang menjalankan aksinya. Ia menyebut para personel Brimob dan staf asisten PT BPL sempat memberikan imbauan untuk berhenti dan diberikan tembakan peringatan sebanyak 12 kali. Namun, personel akhirnya menembak salah satu pelaku. Fauzan mengaku korban sempat diberikan tindakan medis di puskesmas terdekat sebelum akhirnya meninggal.

4. Polisi Bunuh Ibu Kandung di Cileungsi. Sepekan setelah kejadian naas yang menimpa siswa SMK berinisial GRO, pada Ahad, 1 Desember 2024, seorang ibu tewas di tangan anaknya yang merupakan seorang polisi. Anggota Kepolisian Resor Kota Bekasi itu bernama Ajun Inspektur Dua Nikson Pangaribuan alias Ucok. Polisi berpangkat Bintara, umur 41 tahun itu berdinas di salah satu polres di Polda Metro Jaya itu menganiaya ibu kandungnya hingga meninggal. Polisi bunuh ibu kandung itu terjadi di Desa Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

5. Polisi Curi Mobil dan Bunuh Warga. Kasus ini mencuat usai penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah pada Jumat, 6 Desember lalu. Mayat itu ditemukan tanpa identitas. Seorang sopir taksi online, Muhammad Haryono, lantas mendatangi Polres Palangkaraya pada 10 Desember. Ia memberikan informasi mayat itu diduga dibunuh oleh Brigadir Anton. Haryono menceritakan Brigadir Anton mulanya menghampiri korban dan mengaku sebagai Polda yang mendapat informasi tentang pungutan liar di Pos Lantas 38. Anton kemudian mengajak korban menaiki mobil Daihatsu Sigranya untuk mendatangi Pos Lantas 38. Ini guna meyakinkan korban soal pungutan liar. BA pun menurut, lalu duduk di kursi kiri depan sebelah Haryono yang memegang kemudi.

Anton lalu meminta Haryono mengemudi ke arah Kasongan, Kabupaten Katingan. Kemudian, ia meminta Haryono untuk kembali dan putar arah. Pada posisi tersebut, Haryono mendengar letusan tembakan. Setelah letusan tembakan, Anton meminta Haryono untuk putar balik ke arah Kasongan. Kemudian terdengar letusan tembakan kedua. Setelah itu, Korba dibuang dan mobil Grandmax dicuri.

Teknologi Pengamanan

Kepolisian juga memanfaatkan teknologi dalam upaya penegakan hukum. Pemasangan kamera pengawas (CCTV) di berbagai lokasi strategis telah membantu mempercepat proses identifikasi dan penangkapan pelaku kejahatan. Selain itu, pengembangan aplikasi pelaporan daring memudahkan warga untuk melaporkan kejadian kriminal secara cepat dan efisien.

Partisipasi Warga dalam Menjaga Keamanan

Partisipasi aktif warga menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Pembentukan pos keamanan lingkungan (Poskamling) di berbagai kecamatan telah memberikan dampak positif dalam mencegah kejahatan. Warga pun semakin sadar akan pentingnya saling menjaga dan bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman.

BACA JUGA:

Mencekam Aksi Tawuran di Makassar, Polisi Lepas Tembakan Peringatan | Wartakita.id

Polisi Amankan 2 Remaja Makassar, Diduga Berperan dalam Tawuran dan Pendanaan Rp 100 Ribu

Tragedi Sound Horeg di Jatim: Tiga Nyawa Melayang, MUI Jatim Mendesak Polisi Turun Tangan

Penggerebekan Kampung Bahari: Bos Narkoba MR Ditangkap Pasca Aksi Perlawanan Sengit

Wali Kota Makassar Mendesak Tindakan Tegas Terhadap Permainan Senjata Mainan yang Meresahkan Warga

Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian juga diwujudkan dalam program-program kampanye kesadaran, seperti penyuluhan keamanan, pelatihan mandiri, dan patroli malam bersama. Tak jarang, warga ikut serta dalam kegiatan forum masyarakat seperti rapat RT/RW untuk membahas masalah keamanan dan mencari solusi bersama.

Penutup

Tahun 2024 menunjukkan bahwa kriminalitas dan penegakan hukum terus menjadi tantangan bagi Kota Makassar dan Indonesia. Namun, dengan upaya keras dari kepolisian membenahi kinerja dan jajarannya, serta partisipasi aktif warga yang sesuai dengan perintah Kapolri agar merekan setiap pelanggaran anggota POLRI, diharapkan penegakan hukum, ketertiban dan keamanan di kota ini dapat terus terjaga. Mari bersama-sama kita terus tingkatkan kewaspadaan dan kerja sama untuk menjadikan Kota Makassar tempat yang lebih aman dan nyaman bagi semua.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: kaleidoskop2024kepolisiantahun barutahun baru 2025
Share18Tweet11Send

ARTIKEL TERKAIT

MA. Untung, seorang pria berpari formal dalam seragam TNI, berdiri dengan tangan di belakang punggungnya di dalam ruang sidang. Ruangan itu serius dan dipenuhi dengan personel TNI dalam berbagai tingk

Putusan MK Seputar Nasib Pidana Prajurit TNI

18/10/2026
hijab-segi-empat-buttonscarves-1-cr

Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah dan Universitas: Alasan Sekularisme yang Kuat

17/10/2026
Sebuah rumah tradisional Jawa dengan dekorasi interior yang sederhana. Di sudut ruangan, sebuah wadah biru besar berisi uang tunai dalam jumlah besar diletakkan di atas meja kayu. Ruangan terlihat min

KPK Temukan Rp934 Juta dalam Tong Biru di Rumah Adik Bupati Klaten, Penyelidikan Korupsi Terus Dilakukan

17/10/2026
MA. Untung duduk di depan layar komputer, dengan ekspresi fokus. Layar menampilkan antarmuka pasar digital, menampilkan berbagai produk dan transaksi. Di sudut kanan layar terlihat jam digital yang me

Pahami Hak Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Digital: Informasi & Keamanan

17/10/2026
MA. Untung, adik dari eks kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang suram, di sekitarnya ada pilek dokumen dan layar komputer menampilkan data keuangan. Dia berbahu miring, ekspresinya serius dan fokus

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

16/10/2026
14 people are being escorted by law enforcement officers in a formal office setting. The background shows a modern office with desks and a conference room door. The scene conveys tension and importanc

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

16/10/2026
14 orang terduga korupsi dana siap pakai untuk bencana di BNPB ditempatkan di ruang konferensi, dihiasi dengan peta negara yang menunjukkan area rawan bencana, sementara petugas KPK melakukan operasi.

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

16/10/2026
Lima orang, termasuk adik kepala BNPB, ditangkap oleh agen KPK di ruang kerja BNPB. Atmosfer tegang dengan perasaan kecepatan. Agen-agen berpakaian formal membawa para tersangka, yang berpakaian santa

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

16/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

    Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.