Sabtu, 17 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

IDAI: Karhutla Menimbulkan Ancaman Kesehatan Anak di Indonesia

by RR. Nur
17/10/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
Sebuah kabut tebal menghampiri desa, menciptakan suasana yang suram dan menekan. Anak-anak, berpakaian sederhana, bermain di lapangan main kecil yang berdebu. Wajah mereka tersembunyi oleh kabut, menu

Wartakita.id, Jakarta — Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kembali menyuarakan keprihatinan mendalam mengenai dampak serius Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terhadap kesehatan anak-anak di seluruh Indonesia. Melalui serangkaian pernyataan dan upaya edukasi publik yang intensif, IDAI menyoroti bagaimana asap pekat yang dihasilkan dari fenomena tahunan ini menjadi ancaman nyata, terutama bagi kelompok usia yang paling rentan.

Ancaman ISPA dan Kerentanan Pernapasan Anak

Asap Karhutla mengandung berbagai partikel berbahaya, termasuk PM2.5, yang dapat dengan mudah terhirup dan masuk ke dalam sistem pernapasan anak. IDAI secara konsisten mengingatkan bahwa paparan langsung terhadap polusi udara ini secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak-anak. Gejala seperti batuk, pilek, sesak napas, hingga radang paru-paru menjadi lebih sering terjadi ketika kualitas udara memburuk akibat asap.

Kerentanan anak-anak terhadap dampak asap Karhutla memang bukan tanpa alasan. Sistem pernapasan mereka masih dalam tahap perkembangan, membuat paru-paru dan saluran napasnya belum sekuat dan sematang orang dewasa. Hal ini menjadikan mereka lebih mudah teriritasi dan terinfeksi oleh partikel-partikel halus yang terkandung dalam asap, sehingga memerlukan perhatian ekstra dalam situasi bencana asap.

Dampak Jangka Panjang pada Tumbuh Kembang

Lebih dari sekadar ancaman kesehatan akut, IDAI juga menyoroti potensi dampak jangka panjang dari paparan asap Karhutla terhadap tumbuh kembang anak. Paparan polusi udara yang berulang atau berkepanjangan dapat memengaruhi perkembangan paru-paru secara permanen, bahkan berisiko menimbulkan masalah kesehatan kronis di kemudian hari, seperti asma atau penyakit pernapasan lainnya. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran besar bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Gangguan tumbuh kembang tidak hanya terbatas pada aspek fisik pernapasan. Kualitas udara yang buruk juga dapat memengaruhi fungsi kognitif dan perkembangan neurologis anak. Anak yang sering sakit atau mengalami ketidaknyamanan akibat asap mungkin akan mengalami penurunan konsentrasi, kesulitan belajar, dan keterlambatan dalam pencapaian tumbuh kembang optimal. Oleh karena itu, perlindungan dari asap Karhutla menjadi investasi penting bagi masa depan anak.

Peran IDAI dalam Edukasi dan Pencegahan

Menyadari urgensi situasi ini, IDAI mengambil peran proaktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat luas. Melalui berbagai kanal komunikasi, organisasi profesi ini berupaya menyebarkan informasi mengenai bahaya asap Karhutla, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh orang tua dan keluarga. Edukasi ini mencakup pentingnya membatasi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara buruk, menggunakan masker yang sesuai, serta menjaga kebersihan lingkungan di dalam rumah.

Selain edukasi, IDAI juga mendorong upaya pencegahan yang lebih luas, termasuk advokasi kebijakan yang lebih kuat untuk penanggulangan Karhutla dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Dengan sinergi antara edukasi publik, kesadaran masyarakat, dan kebijakan pemerintah yang efektif, diharapkan risiko kesehatan anak akibat asap Karhutla dapat diminimalisir secara signifikan. Perlindungan anak dari ancaman lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Intinya

  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkapkan bahwa asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sangat berisiko bagi kesehatan anak, terutama meningkatkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
  • Anak-anak lebih rentan terhadap dampak buruk asap Karhutla karena sistem pernapasan mereka yang belum matang, dan paparan jangka panjang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka secara fisik maupun kognitif.
  • IDAI menekankan pentingnya perlindungan anak dari paparan asap melalui edukasi publik mengenai bahaya, gejala, dan langkah pencegahan, serta advokasi kebijakan penanggulangan Karhutla.

Kerap Ditanyakan

T: Mengapa anak-anak lebih rentan terhadap dampak asap Karhutla dibandingkan orang dewasa?
J: Anak-anak memiliki sistem pernapasan yang masih berkembang, saluran napas yang lebih sempit, dan paru-paru yang belum sepenuhnya matang. Hal ini membuat mereka lebih mudah teriritasi dan terinfeksi oleh partikel-partikel berbahaya dalam asap, serta lebih cepat mengalami gangguan pernapasan.

T: Langkah konkret apa yang bisa dilakukan orang tua untuk melindungi anak dari asap Karhutla?
J: Orang tua disarankan untuk membatasi aktivitas luar ruangan anak saat kualitas udara buruk, menggunakan masker yang tepat jika terpaksa keluar, menjaga ventilasi rumah tetap baik namun meminimalkan masuknya asap, serta segera memeriksakan anak ke dokter jika menunjukkan gejala ISPA.

Kontributor: RR. Nur

Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

BMKG Mendeteksi Sebaran Asap Karhutla Sampai Jakarta, Kekhawatiran Kualitas Udara

Karhutla di Tebing Karst Pangkep Meluas, Capai 93,43 Hektare

Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng: Strategi Cepat Atasi Kebakaran Hutan

Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

Menhut: Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan untuk Tangani Karhutla di Kalteng

Tags: asap karhutlaIDAIInfeksi Saluran Pernapasan Akutkarhutlakesehatan anakPaparan Polusi UdaraRentan Pernapasan
Share4Tweet2Send

ARTIKEL TERKAIT

Sehari yang cerah di Malang dengan langit biru cerah. Matahari tinggi di langit, menyinari cahaya emas yang hangat ke bawah. Orang-orang dilihat menikmati cuaca yang menyenangkan, beberapa berjalan di

Cuaca Malang 17 Oktober 2026: Cerah, Suhu Siang 29°C – Wartakita.id

17/10/2026
RR. Nur, in a modern kitchen with minimal decor, is preparing a meal using fresh, locally-sourced ingredients. The kitchen is filled with reusable containers and natural materials, reflecting a zero w

Panduan Praktis Memulai Gaya Hidup Zero Waste dari Dapur Rumah Tangga

17/10/2026
RR. Nur, a meteorologist, is shown in front of a large digital weather screen displaying accurate predictions for Surabaya, East Java on October 17, 2026. The screen shows detailed weather patterns an

Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini: BMKG Rilis Prediksi Akurat untuk 17 Oktober 2026

17/10/2026
Seandscape with a clear sky partially covered by light clouds, sun casting a warm light, trees swaying gently, and rolling green hills in the distance, symbolizing a predominantly clear and slightly c

Prakiraan Cuaca Jabar 17 Oktober 2026

17/10/2026
RR. Nur berdiri di tengah hutan dengan pohon-pohon rindang dan langit yang dipenuhi awan hitam. Angin kencang berhembus, menyebabkan daun-daun bergerak dan ranting-ranting bergetar. Di latar belakang,

Peringatan Dini Cuaca Indonesia 17 Oktober 2026: Hujan Lebat dan Angin Kencang

17/10/2026
Riset dari BMKG menunjukkan sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sampai ke Jakarta, menghantam kawasan Merdeka. Haze yang tebal mengaburkan kota, hanya menampilkan sedikit kehidupa

BMKG Mendeteksi Sebaran Asap Karhutla Sampai Jakarta, Kekhawatiran Kualitas Udara

17/10/2026
Sebuah lapangan luas yang terang oleh sinar matahari terpanjang, dengan langit biru cerah dan matahari terang berada di tengah. Di depan, sebuah stasiun cuaca dengan alat-alat modern dan layar digital

Benarkah Cuaca Panas di Jawa Disebabkan oleh Matahari di Atas Kepala? Penjelasan Ilmiah dari BMKG

17/10/2026
Sebidang tanah gersang yang luas berada di bawah langit biru jernih. Vegetasi yang sedikit dan stres akibat kekeringan menempel pada tanah yang kering. Di jauh, pohon tunggal yang terlihat usang berdi

Cuaca Panas di Jawa Timur, Kapan Musim Hujan Tiba?

16/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • IDAI: Karhutla Menimbulkan Ancaman Kesehatan Anak di Indonesia - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kelemahan Motor Listrik dan Penurunan Penjualan Merek Mobil, Wartakita.id

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.