Ketua DPC PPP Kota Makassar, Muh Akbar Yusuf, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin partai berlambang Ka’bah tersebut jika mendapatkan kepercayaan melalui mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) mendatang. Keputusan akhir, tegasnya, tetap berada di tangan partai sebagai seorang kader yang patuh.
Kesiapan Akbar Yusuf Memimpin Kembali DPC PPP Makassar
Muh Akbar Yusuf, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar, telah menyampaikan kesiapannya untuk kembali memimpin partai di kota ini jika forum Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan datang memberikan amanah kepadanya. Pernyataan ini menegaskan loyalitas dan kesiapannya sebagai kader partai.
“Kalau sebagai kader, tentu kami siap diperintah. Ini soal amanah partai, siapa pun yang ditunjuk, kami siap menjalankan,” ujar Akbar, pada Senin (30/3/2026). Pernyataan ini menunjukkan sikap kedewasaan politik dan kepatuhan pada keputusan kolektif partai.
Evaluasi Kepemimpinan dan Kinerja DPC PPP Makassar
Selama masa kepemimpinannya, DPC PPP Makassar di bawah nahkoda Akbar Yusuf telah melewati berbagai dinamika internal yang cukup kompleks. Salah satu tantangan yang berhasil diatasi adalah adanya pergantian antar waktu pengurus yang kerap menjadi ujian bagi stabilitas organisasi.
Meskipun demikian, Akbar mengklaim bahwa kepengurusan saat ini mampu melewati berbagai turbulensi tersebut dengan baik. Lebih penting lagi, di bawah kepemimpinannya, DPC PPP Makassar berhasil mempertahankan perolehan lima kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, sebuah capaian yang menunjukkan ketahanan dan soliditas partai di tingkat legislatif.
Akbar berpandangan bahwa kepengurusan yang ada saat ini dinilai cukup solid dan mampu menghadapi berbagai tantangan organisasi. Ia menilai struktur yang ada layak untuk dipertahankan demi keberlanjutan program dan konsolidasi partai. Meski demikian, Akbar menekankan bahwa ia tidak memiliki ambisi pribadi yang mengikat jika terdapat kader lain yang dinilai lebih mumpuni dan memiliki visi yang lebih baik untuk membesarkan PPP Makassar.
“Kalau ada kader yang lebih baik untuk membesarkan PPP Makassar, tentu saya ikhlas. Tapi kalau diberi amanah lagi, saya siap,” tegasnya, menunjukkan kerelaan untuk berkorban demi kepentingan partai yang lebih besar.
Kesiapan DPC PPP Makassar Menggelar Muscab
Lebih lanjut, Akbar Yusuf memastikan bahwa DPC PPP Makassar dalam kondisi yang sangat siap untuk menggelar Muscab dalam waktu dekat. Ia merinci bahwa seluruh perangkat organisasi, mulai dari tingkat kepengurusan hingga calon peserta muscab, telah berada dalam kondisi siap untuk mengikuti agenda penting yang akan menentukan arah partai di Makassar.
“Alhamdulillah, kami siap melaksanakan Muscab, bahkan bulan ini pun siap,” ungkapnya dengan penuh keyakinan. Kesiapan ini mencerminkan profesionalisme dan keseriusan dalam menjalankan roda organisasi.
Akbar juga menjelaskan mekanisme pemilihan ketua dalam Muscab PPP yang memiliki kekhasan tersendiri. Pemilihan ketua tidak dilakukan secara langsung oleh seluruh peserta, melainkan melalui mekanisme pemilihan tim formatur yang nantinya akan memiliki kewenangan untuk menentukan susunan kepengurusan definitif.
“Formatur nantinya berjumlah tujuh orang, terdiri dari lima perwakilan PAC (Pengurus Anak Cabang), satu dari DPC (Dewan Pimpinan Cabang), dan satu dari DPW (Dewan Pimpinan Wilayah),” jelas Akbar. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan keterwakilan berbagai tingkatan partai dalam pengambilan keputusan strategis.
Dengan segala kesiapan yang telah dipersiapkan, Muscab PPP Makassar diprediksi akan menjadi sebuah momentum yang sangat krusial. Agenda ini tidak hanya akan menentukan arah kepemimpinan partai di masa mendatang, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi kekuatan internal untuk menghadapi berbagai tantangan politik di kancah lokal.
Kontributor: Budi Saktia
Penyunting: H. Gunadi






















