Beranda Kemanusiaan

Sri Mulyani: Fokus Kami Kepastian Jasad Penumpang dan Kru Pesawat Lion Air JT610

Nuke (54) menangis didepan foto anaknya Puspita Eka Putri (24) salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Rs Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/10). Lion Air penerbangan JT 610 jatuh di seputar perairan di dekat Karawang, Jawa Barat dengan 189 yakni 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, dan 5 kru saat penerbangan senin, 29 oktober 2018, pagi hari. foto: wartakita/muh

Wartakita.ID, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan para keluarga korban penerbangan Lion Air JT 610 bisa segera mendapatkan kepastian dari jasad penumpang.

“Fokus kami adalah para keluarga dan bagaimana mereka mendapatkan kepastian mengenai jasad dari mereka yang dikasihi,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

Sri Mulyani mengatakan suasana duka masih menyelimuti lingkungan Kementerian Keuangan dan hal yang bisa dilakukan saat ini adalah menunggu hasil pencarian korban dan pemeriksaan forensik dari pihak berwajib.

Untuk itu, ia belum bisa memastikan langkah yang diambil dalam waktu dekat guna mengantisipasi dampak kehilangan yang dirasakan bagi rekan-rekan maupun keluarga dekat para penumpang.

“Kami sudah melihat berbagai peraturan perundang-undangan yang bisa mewadahi apa yang bisa menjadi kewajiban kami terhadap aparat sipil negara dalam menghadapi kecelakaan seperti itu,” ujarnya.

Korban 21 pegawai Kementerian Keuangan ini bisa berdampak psikologis kepada para anak buahnya.”Dampaknya mungkin lebih dari hanya 21, karena 21 kan angka, padahal kita tidak bicara angka, ini bicara tentang suasana psikologis kita semuanya,” tambahnya.

Namun, dalam kondisi seperti ini, Sri Mulyani akan terus menjaga suasana kinerja pegawai terutama ketika kegiatan pengumpulan maupun pencairan anggaran makin meningkat jelang akhir tahun.

“Mohon berikan kami ruangan untuk bisa mengatasi suasana ini lebih baik dengan memberikan waktu dan ‘space’ untuk keluarga dalam melakukan ‘adjustment’ terhadap bencana yang dialami,” ujar Sri Mulyani.

Komentar

BERBAGI